Pemkab OKUT MoU dengan Basarnas

Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Pemerintah Kabupaten OKU Timur dengan BASARNAS kantor pencarian dan Pertolongan Palembang di Bina Praja I Pemkab, OKU Timur. (foto-ist)

Palembang, KoranSN

Pemerintah Kabupaten OKU Timur melakukan MoU atau penandatanganan perjanjian kerja sama dengan Basarnas. MoU dilakukan di ruang Bina Praja I Pemkab OKU Timur, Kamis (9/7/2020).

Kepala Basarnas Provinsi Sumsel, Herry Marantika SH MSi mengatakan, Badan SAR Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) saat ini telah memiliki payung hukum yang kuat dengan disyahkannya Undang-Undang Nomor 29 tahun 2014, tentang Pencarian dan Pertolongan dimana tugas.

“Tantangan kami hadapi dengan segala dinamika yang ada tentu juga semakin kompleks. Dan Alhamdulillahm, dengan adanya kerja sama ini merupakan perhatian dan dukungan dari Pemkab OKU Timur melalui kepemimpinan Bapak Bupati OKU Timur HM Kholid MD,” katanya.

Menurutnya, ia percaya jika Unit Siaga SAR di OKU Timur dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsi untuk misi kemanusiaan dengan melibatkan potensi SAR dari berbagai unsur TNI, Polri dan instansi pemerintah maupun swasta dapat bahu-membahu secara terintegrasi dalam Operasi SAR, khususnya di wilayah Kabupaten OKU Timur.

“Kita harus tetap solid, tetap semangat dan tetap siaga menghadapi tantangan di masa depan. Dimana musibah itu tidak dapat kita prediksi sebelumnya,” ungkapnya.

Baca Juga :   8.125 Warga Terima Sembako dari Pemkab Muara Enim

Sementara Bupati OKU Timur, HM Kholid MD SSos MSi dalam sambutannya menyampaikan, terimakasih jika pihaknya diberikan penganugerahan tanda kehormatan sebagai Duta SAR Provinsi Sumatera Selatan yang ke-2, setelah Sultan Mahmud Iskandar Badaruddin.

Menurutnya, bahwa tugas SAR tidak mudah dan juga tidak bisa diprediksi kapan harus bertugas hingga harus siap siaga.

“Banyak peristiwa yang terjadi di sekitar kita, dan itu perlu penaganan yang cepat. Hanya orang-orang terlatihlah yang akan mampu memberikan pertolongan, contoh kebakaran, tenggelam, tanah longsor. Hingga tenggelam di tengah laut perlu penanganan khusus, terimakasih kepada saudara-saudara ku yang telah bergabung, baik itu dari Sat Pol PP dan Damkar sebanyak 20 0rang,” ungkapnya.

Di Basarnas lanjut bupati, diperlukan orang-orang tangguh, jiwa besar, tidak takut air besar dan kedalaman, serta bisa mengendalikan kendaraan. Jadi intinya, Basarnas harus serba bisa, baik itu di darat dan dilaut. Dan ini memerlukan cara yang terlatih hingga hasilnya maksimal.

“Contoh kemarin ada kejadian Karhutla, akan tetapi banyak yang hanya jadi penonton,” ungkapnya.

Baca Juga :   Bioskop Cinemaxx Hadir di Kota Lubuklinggau

Menurutnya, teori dan dasar praktek itu adalah pengalaman nyata hingga perwakilan Basarnas ada di Kabupaten OKU Timur.

“Kepada saudara-saudara ku yang telah bergabung di Basarnas, kita semua mempunyai tanggung jawab moral, setiap kejadian harus segera bertindak, ikhlas dan profesional. Basarnas juga harus bisa memperhitungkan jika ada Karhutla, dan memperhitungkan siklus kemarau pendek dan siklus kemarau panjang,” paparnya.

Pada kesempatan itu, iapun mengajak jajaran pemerintah untuk bisa meminalisir terjadinya kebakaran rumah. Bahkan ia berharap, di setiap rumah memiliki alat untuk pemadam api.

“Sekali lagi terimakasih kepada Basarnas Sumsel saya diberi penganugerahaan tanda kehormatan duta SAR yang ke-2. Insya Allah, amanat ini saya pegang melekat pada saya, walau nantinya saya tidak menjabat sebagai Bupati OKU Timur lagi saya akan selalu berbuat ikhlas untuk saudara-saudara kita yang mendapatkan musibah dan butuh pertolongan. Mudah-mudahan amanah bagi saya ini berguna untuk di enam kabupaten tetangga, dan terkhusus OKU Timur,” tutupnya. (dan)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pembangunan Flyover Untuk Jalur Kereta Api

Muara Enim, KoranSN Dalam mendukung kemajuan kerjasama pemanfaatan Aset PT.KAI dengan Pemerintah Daerah, dilaksanakan rapat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.