Pemkab PALI Jalin Kerjasama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara

(kiri - kanan) Adyaksa Dharma, Heri Amalindo, AKBP Nuryanto berjabat tangan sebagai simbol kerjasama yang erat antar instansi. (foto/Anasrul)
(kiri – kanan) Adyaksa Dharma, Heri Amalindo, AKBP Nuryanto berjabat tangan sebagai simbol kerjasama yang erat antar instansi. (foto/Anasrul)

PALI, KoranSN

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Penukal Abab Lematang Ilir (PALI) sepakat menjalin kerjasama dengan Kepolisian Resor (Polres) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) Muara Enim, dalam bidang perdata dan tata usaha negara yang mempunyai kegiatan seperti bantuan hukum, pertimbangan hukum, dan tindakan hukum.

Penandatanganan Memorandum of Unserstanding (MoU) dilakukan langsung oleh Bupati PALI Ir. H. Heri Amalindo, Kapolres Muara Enim, Akbp Nuryanto, SIk dan Kepala Kejaksaan Negeri Muara Enim, Adhiyaksa Dharma Yuliano, MH, bertempat di gedung Arsendora Komperta Pendopo, Selasa (19/4/2016) pagi.

“Kejaksaan negeri bisa dikatakan sebagai pengacara negara tentu menginginkan kerjasama ini bisa terjalin secara konsisten, antara Pemerinta Kabupaten PALI dengan Kejari Muara Enim,” tutur Adhiyaksa dalam sambutannya.

Baca Juga :   Walikota Pagaralam Salurkan 2.499 Bantuan KKS

Sementara AKBP Nuryanto SIk pun berharap yang sama. Ia berharap, sinergitas yang sudah terjalin antara pemkab PALI merupakan wujud dari hubungan yang harmonis yang pihaknya bangun dengan Pemkab PALI selama ini.

“MoU ini sebagai peningkatan sinergitas antara pemerintah kabupaten PALI, penegak hukum dan pemelihara keamanan, dengan harapan kita bisa lebih intensif, menegaskan tentang pelaksanaan tugas kita,” harapnya.

Sedangkan, Heri Amalindo menilai sebagai kabupaten baru tentu butuh pemikiran yang lebih memahami prosedur terutama hukum.

“Tentunya sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB), saya mengharapkan kepada seluruh aparatur yang ada di kabupaten PALI untuk merubah pola pikir dan paradigma untuk lebih memahami prosedur administrasi yang lebih mendalam. Kita harus bertanggungjawab memfasilitasi, perindungan dan pendampingan hukum yang efektif, dimana sistem dan aturanya sudah ada,” papar Heri.

Baca Juga :   Pasca Dirazia Kafe di Jalintim Buka Lagi

Heri juga menambahkan, MoU ini adalah bentuk kerjasama untuk mengurangi hal-hal yang menimbulkan kejahatan.

“Jangan mentang-mentang sudah ada kerja sama, lantas kerja kita asal-asalan. Karena kerjasama ini bukan kerjasama kejahatan tetapi untuk mengurangi hal-hal yang menimbulkan kejahatan,” tutupnya. (ans)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Heri Amalindo Sembuh dari Corona

PALI, KoranSN Setelah dinyatakan negatif dari Covid-19 oleh Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Palembang melalui …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.