Selasa , Januari 22 2019
Home / Gema Sriwijaya / Pemkot Lubuklinggau Hadapi Masalah Penghibahan Lahan

Pemkot Lubuklinggau Hadapi Masalah Penghibahan Lahan

Walikota Lubuklinggau, H.SN Prana Putra Sohe didampingi Wakil Walikota, H.Sulaiman Kohar meletakkan batu pertama secara simbolis program Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat (Sanimas IDB dan SLBM). (Foto-Rifat/KoranSN)

Lubuklinggau KoranSN

Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau masih menghadapi masalah penghibahan lahan dari masyarakat dalam hal pembangunan. Salah satunya untuk program Sanimas, Ipal komunal dan juga MCK plus.

“Masalah lahan, penghibahan lahan dari masyarakat. Pengen kita bangun tapi masyarakat tidak ngasih,” kata Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe di acara peletakan batu pertama secara simbolis program sanitasi lingkungan berbasis masyarakat (SANIMAS IDB dan SLBM) di Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Jumat sore (9/11/2018).

Baca Juga :   Dua Sekolah di Lahat Miliki Gedung Baru

Kepada masyarakat pihaknya berharap jangan sulit untuk menghibah lahannya untuk hal tersebut. Sebab hal itu untuk lingkungan.

“Hibah lahannya masih sulit, itu termasuk di linggau ilir. Padahal mereka disana seharusnya sangat dibutuhkan untuk IPAL komunal itu,” ujarnya.

Karena kenapa? Kata Nanan didaerah atau wilayah tersebut pemukimannya cukup padat. Tapi pembuangannya masih ke sungai.

“Jadi sebenarnya tidak diperkenankan. Kita berharap sedang kita carikan solusinya. Mungkin ditahun depan ini baru kita lakukan pembebasan lahan,” terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Lubuklinggau, H Emra Endi Kesuma mengatakan, pembangunan IPL programn MCK plus sebanyak 6 lokasi meliputi Kelurahan Megang Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Wirakarya dan Mesat Jaya Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Durian Rampak Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Sumber Agung Kecamatan Lubuklinggau Utara II , Air Kati Kecamatan Lubuklinggau Selatan I senilai Rp2,5 miliar.

Baca Juga :   Gali Potensi Wisata, Disbudpar Muratara Adventure ke Air Terjun 7 Minak

“Akhir Desember keseluruh pembangunan fisik selesai,” bebernya.

Menurutnya, program ini untuk meningkatkan kualitas lingkungan pemukiman. Dan kegiatan sudah berlangsung dari 2016. (rif)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Wako Pagaralam Jadikan Mobil Jadul Truntung Sebagai Mobdin

Pagaralam, KoranSN Walikota (Wako) Pagaralam, Alpian Maskoni SH ingin mengenang masa lalu sering naik mobil ...