Home / Gema Sriwijaya / Pemkot Lubuklinggau Hadapi Masalah Penghibahan Lahan

Pemkot Lubuklinggau Hadapi Masalah Penghibahan Lahan


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Mengajak Masyarakat untuk datang Ke TPS dan menggunakan hak pilih
Walikota Lubuklinggau, H.SN Prana Putra Sohe didampingi Wakil Walikota, H.Sulaiman Kohar meletakkan batu pertama secara simbolis program Sanitasi Lingkungan Berbasis Masyarakat (Sanimas IDB dan SLBM). (Foto-Rifat/KoranSN)

Lubuklinggau KoranSN

Pemerintah Kota (Pemkot) Lubuklinggau masih menghadapi masalah penghibahan lahan dari masyarakat dalam hal pembangunan. Salah satunya untuk program Sanimas, Ipal komunal dan juga MCK plus.

“Masalah lahan, penghibahan lahan dari masyarakat. Pengen kita bangun tapi masyarakat tidak ngasih,” kata Walikota Lubuklinggau, H SN Prana Putra Sohe di acara peletakan batu pertama secara simbolis program sanitasi lingkungan berbasis masyarakat (SANIMAS IDB dan SLBM) di Kelurahan Majapahit, Kecamatan Lubuklinggau Timur I, Jumat sore (9/11/2018).

Baca Juga :   7 Peserta Calon PPS Rupit Gugur

Kepada masyarakat pihaknya berharap jangan sulit untuk menghibah lahannya untuk hal tersebut. Sebab hal itu untuk lingkungan.

“Hibah lahannya masih sulit, itu termasuk di linggau ilir. Padahal mereka disana seharusnya sangat dibutuhkan untuk IPAL komunal itu,” ujarnya.

Karena kenapa? Kata Nanan didaerah atau wilayah tersebut pemukimannya cukup padat. Tapi pembuangannya masih ke sungai.

“Jadi sebenarnya tidak diperkenankan. Kita berharap sedang kita carikan solusinya. Mungkin ditahun depan ini baru kita lakukan pembebasan lahan,” terangnya.

Sementara itu Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Lubuklinggau, H Emra Endi Kesuma mengatakan, pembangunan IPL programn MCK plus sebanyak 6 lokasi meliputi Kelurahan Megang Kecamatan Lubuklinggau Utara II, Wirakarya dan Mesat Jaya Kecamatan Lubuklinggau Timur II, Durian Rampak Kecamatan Lubuklinggau Barat I, Sumber Agung Kecamatan Lubuklinggau Utara II , Air Kati Kecamatan Lubuklinggau Selatan I senilai Rp2,5 miliar.

Baca Juga :   BPK Soroti Bappeda dan Setwan OKI

“Akhir Desember keseluruh pembangunan fisik selesai,” bebernya.

Menurutnya, program ini untuk meningkatkan kualitas lingkungan pemukiman. Dan kegiatan sudah berlangsung dari 2016. (rif)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

110 Pejabat Fungsional Dilantik

Lahat, KoranSN Sebanyak 110 pejabat fungsional terdiri dari 77 bidan, 30 penyuluh pertanian dan 3 …