Pemkot Palembang Tambah Bus Air

Foto Kunjungan Menhub Budi Karya Sumadi di Palembang saat meninjau mode tranportasi air. (foto/Rika Agustya)
Menhub Budi Karya Sumadi di Palembang saat meninjau moda tranportasi air. (foto/Rika Agustya)

Palembang, KoranSN

Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang berencana menambah jumlah bus air guna menunjang moda transportasi air. Saat ini, Palembang baru memiliki 4 bus air yang dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang.

Wali Kota Palembang Harnojoyo menjelaskan, kapasitas bus air ini sendiri masih sangat minim, hanya mampu memuat sekitar 30 orang.

“Sehingga memang jumlahnya kedepan harus ditingkatkan lagi. Ini kita harapkan nantinya akan ada penambahan bus air dengan kapasitas lebih banyak hingga 150 orang,” ungkapnya saat mendampingi Menhub RI, Budi Karya Sumadi yang melakukan kunjungan kerja ke Kota Palembang, Sabtu (15/10/2016).

Menurut Harnojoyo, dalam rencana tersebut, Pemkot akan mengupayakan penambahan bus air dengan bantuan dari berbagai pihak, termasuk dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Selain banyak dipakai dalam kegiatan pariwisata untuk menyusuri Sungai Musi, bus air juga banyak dimanfaatkan masyarakat umum untuk alat transportasi sungai. Oleh karena itu, sesuai arahan Menhub yang mengatakan Palembang dapat menjadi contoh moda transportasi yang terintegritas, Pemkot pun akan terus mengembangkan hal tersebut.

“Mode alat transportasi ini akan diminati masyarakat karena bakal mengurangi kemacetan. Saat ini kita ada empat halte terintegrasi yang menyambung dari darat ke laut dan sebaliknya, kedepan hal ini akan terus kita kembangkan lagi,” ujarnya.

Baca Juga :   UNESCO Pilih Sumsel Jadi Tuan Rumah 30th Session of ICC of The MAB

Diketahui, empat dermaga yang dimiliki saat ini yakni Dermaga Point BKB, Jakabaring, Kertapati dan 32 Ilir. “Kedepan halte terintegrasi ini akan kita perbanyak. Sehingga saat masyarakat naik melalui moda transfortasi air dan singgah ke dermaga bisa langsung terintegrasi ke halte bus transmusi,” tandasnya.

Sementara itu, Menhub RI, Budi Karya Sumadi saat melakukan kunjungan kerja ke Kota Palembang dalam rangka meninjau pembangunan infrastruktur di Sumatera Selatan (Sumsel) khususnya Palembang menghadapi Asian Games 2018. Dalam kunjungannya tersebut, Budi juga menyempatkan diri meninjau kesiapan kota Palembang untuk mengembangkan moda transportasi yang terintegrasi dari darat ke sungai.

“Konsep pengembangan moda transportasi di Sumsel khususnya Palembang yang ingin adanya integrasi dari darat ke sungai sangat patut diapresiasi. Ditengah kondisi Kota Palembang kedepannya dengan kemacetan yang sudah mulai merambah konsep moda transportasi terintegrasi sangat bagus untuk dikembangkan,” terangnya.

Budi mengungkapkan, dengan moda transportasi yang sudah dimiliki Palembang saat ini, sangat baik untuk mengembangkan moda transportasi yang terintegrasi. Selain akan memudahkan masyarakat dari Palembang maupun dari luar Palembang juga sebagai pemecah kemacetan di tengah-tengah kota.

Baca Juga :   7 Pedagang Pasar Kebon Semai Sekip Positif Corona

“Seperti halnya bus air, bus air itu akan terkoneksi dengan namanya Kertapati, Kertapati ini adalah kereta api, nanti bisa dibayangkan sesorang yang di Lubuklinggau, dari Bandara SMB II turun dari LRT terus turun di Dermaga pakai bus air langsung ke kereta api, langsung bisa ke daerah tujuan di luar Palembang. Atau sebaliknya langsung ke bandara, ini namanya konektivitas,” ulasnya.

Proyek ini, lanjutnya, bisa menjadi model bagaimana suatu kota mendahulukan infrastruktur agar perkembangan kota bisa dikontrol. “Ini proyek strategis Palembang tapi sekaligus model untuk seluruh kota di Indonesia yang memiliki jalur sungai seperti di wilayah Kalimantan,” pungkasnya. (tya)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

15 Ribu Pelanggan Masuk Daftar Tunggu PDAM

Palembang, KoranSN Guna memenuhi kebutuhan pelayanan air bersih yang masih belum tercukupi, Perusahaan Air Minum …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.