Home / Advetorial / Pemkot Prabumulih Raih Penghargaan Piala Adipura ke-7 Kali

Pemkot Prabumulih Raih Penghargaan Piala Adipura ke-7 Kali


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Wakil Walikota Prabumulih, Andriansyah Fikri SH saat menerima Piala Adipura dari Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla. (foto-humas pemkot prabumulih)

PERJUANGAN Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih dalam menjaga kebersihan di sejumlah titik, akhirnya menghasilkan penghargaan dari Pemerintah Pusat, yakni meraih Penghargaan Adipura Kategori Kota Kecil Terbersih 7 kali berturut-turut dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Senin (14/1/2019) di Auditorium Dr Sujarwo Gedung Manggala Wanabakti Jakarta Pusat.

Piala Adipura tersebut kembali didapat sebanyak 7 kali berturut-turut berkat kepemimpinan Walikota Ir H Ridho Yahya MM dan Wakil Walikota Andriansyah Fikri SH yang berainergi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk memenuhi indikator penilaian.

Piala Adipura ini merupakan Piala Adipura yang ke-7 diraih Kota Prabumulih yang diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla kepada Wakil Walikota Andriansyah Fikri SH bersama 118 Kepala Daerah se-Indonesia yang berhasil meraih penghargaan Adipura.

Wakil Walikota Prabumulih Andriansyah Fikri SH menyatakan rasa syukurnya atas penghargaan Adipura 7 kali berturut-turut ini. Penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup ini, merupakan persembahan kepada masyarakat kota Prabumulih. Masyarakat Kota Prabumulih layak menepuk dada dan berbangga hati atas diraihnya Adipura ini.

Baca Juga :   Syahril Hanafiah Kembali Jabat Ketua PGRI Periode 2016-2021

“Penghargaan Adipura ini tidak akan dapat diraih tanpa adanya peran serta dan dukunga segenap masyarakat Kota Prabumulih. Ini menunjukkan bahwa kerjasama pemerintah dan masyarakat dalam menjaga lingkungan harus agar tetap bersih tidak sia-sia seperti Gerakan Pungut Sampah,” katanya.

Sementara itu, Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menuturkan program Adipura merupakan salah satu instrumen Pemerintah dalam mendorong implementasi kebijakan lingkungan dengan pendekatan wilayah, pendekatan implementasi kebijakan persampahan, dan pendekatan implementasi kebijakan penghijauan.

“Salah satu kriteria penilaian dalam penghargaan Adipura adalah dalam hal implementasi atas amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008 Tentang Pengelolaan Sampah, upaya dan hasil dalam memenuhi target nasional pengelolaan sampah, yaitu pengurangan sampah 30 persen dan penanganan sampah 70 persen pada 2025 serta upaya yang mendorong penerapan sistem pengelolaan sampah secara terpadu mulai dari hulu sampai hilir di setiap Kabupaten/Kota,” jelasnya.

Baca Juga :   Menata Wisata Lahat Go Internasional

Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) KLHK, Rosa Vivien Ratnawati menambahkan, melalui program Adipura Pemerintah Kabupaten/Kota diharapkan dapat mendukung target pengelolaan sampah sebesar 100 persen pada tahun 2025 dan menjadi strategi nasional pengelolaan sampah 2025 dengan cepat dan terukur. “Ini juga sebagaimana diamanatkan oleh Peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 tentang kebijakan dan strategi nasional pengelolaan sampah,” pungkasnya. (and/adv)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Avatar

Lihat Juga

Festival Anak Yatim dan Dhuafa di Muara Enim Berlangsung Semarak dan Meriah

PELAKSANAAN Festival Anak Yatim dan Dhuafa yang digelar Pemerintah Kabupaten Muara Enim yang dipusatkan di …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.