Pemprov Dibayangi Hutang, Pembangunan Infrastruktur Tahun Depan Turun Drastis

 

Mukti Sulaiman. (Foto-Doc-Alwi/Koransn.com)
Mukti Sulaiman. (Foto-Doc-Alwi/Koransn.com)

Palembang, KoranSN

Pemangkasan yang terjadi di Sumsel diakui bakal berdampak kepada pembangunan di Sumsel. Bahkan, diprediksi tahun depan proyek baru di Sumsel menurun drastis dari tahun sebelumnya.

“Kami memprediksi lebih Rp 500 miliar hutang Pemprov kepada pihak ketiga yang harus dibayar pada tahun 2017 mendatang,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) Sumsel, Mukti Sulaiman saat dijumpai diruang kerjanya, Kamis (6/10/2016).

Dijelaskannya, hal ini dikarenakan adanya penundaan dana transfer dari pusat baik dari Dana Bagi Hasil (DBH) maupun Dana Alokasi Umum (DAU) yang akan dibayarkan oleh pemerintah pusat pada 2017 mendatang. Akibatnya, pembayaran kepada pihak ketiga pun terpaksa ditunda.

“Total penundaan dana transfer dari pusat ke Pemprov atau piutang itu sekitar Rp 560 miliar seluruhnya. Kalau penundaan DAU sendiri itu sekitar Rp 194 miliar,” terangnya.

Baca Juga :   Wagub Serahkan Surat Penunjukan Plt Kadis PU BM dan Tata Ruang

Dengan kondisi ini, lanjut Mukti, artinya ditahun 2017 mendatang pembangunan infrastruktur untuk Asian Games yang menjadi prioritas sedangkan pembangun infrastruktur penunjang itu terpaksa harus turun drastis dari tahun sebelumnya. Meskipun begitu, dirinya berharap tax amnesty yang diberlakukan saat ini masuk target sehingga dapat membayar penundaan yang terjadi. “Setidaknya setengah dulu saja yang dibayarkan. Jika tidak dibayarkan tentunya akan dibayarkan pada tahun 2017,” jelasnya.

Untuk mengatasi penundaan ini, Mukti menerangkan, nentunya juga dengan menunda kegiatan rutin seperti rapat, perjalanan dinas, karena untuk tahun ini difokuskan dahulu untuk pembayaran TPP. Untuk proyek yang saat ini diperkirakan akan hutang, nantinya cara pembayarannya akan dianggarkan pada tahun 2017 mendatang. “Proyek tahun jama juga akan menjadi prioritas dalam anggaran 2017 mendatang,” tegasnya.

Baca Juga :   Gubernur Sosialisasi Asian Games Kepada Keluarga Besar Yayasan Islam Siti Khadijah

Disinggung usulan dana tambahan Rp 1,7 triliyun untuk tahun depan. Dirinya juga mengakui hal tersebut. “Ini masih akan dibahas dengan tim Pemprov serta dengan pemerintah pusat, jadi belum tahu apakah disetujui atau tidak,” tandasnya. (wik)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Feby Deru Pamerkan Koleksi Kriya Sriwijaya Kepada TP PKK se-Sumsel

Palembang, KoranSN Rapat konsuktasi (Rakon) PKK se-Sumsel yang berlangsung di Griya Agung, Jumat pagi (23/10/2020) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.