Selasa , Januari 22 2019
Home / Headline / Penangkar Burung Murai Simpan 26 Kg Sabu Asal Cina

Penangkar Burung Murai Simpan 26 Kg Sabu Asal Cina

Ketiga tersangka saat diamankan di Polda Sumsel. Tampak, tersangka Lukman Wahyudi (tengah). (foto-ferdinand/koransn)

Palembang, KoranSN

Lukman Wahyudi (22), warga Jalan Padat Karya Kelurahan Talang Jambe Sukarami Palembang yang merupakan penangkar (peternak) Burung Murai ditangkap petugas kepolisian Ditresnarkoba Polda Sumsel karena menyimpan 26 Kg sabu asal Cina.

Namun sayangnya, saat dibekuk tersangka Lukman Wahyudi sudah lebih dulu mengedarkan 6 Kg sabu di Kota Palembang. Sehingga dalam penangkapan tersebut polisi hanya mengamankan barang bukti 20 Kg sabu yang dikemas dalam kemasan teh cina.

Selain menangkap tersangka Lukman Wahyudi, dalam kasus ini pihak kepolisian juga menangkap dua tersangka lainnya, mereka yakni; Rahmat Hidayat (22), warga Dusun VIII Desa Kebun Kelapa Kecamatan Secanggang Medan Sumatera Utara yang memiliki peran membawa sabu tersebut ke Palembang, serta tersangka M Arif (48), warga Jalan Lettu Simanjuntak Gang Serarasan Kelurahan Pahlawan Kecamatan Kemuning Palembang, yang berperan membantu tersangka Lukman Wahyudi mengedarkan sabu di Kota Palembang.

Baca Juga :   Mobil Vs Sepeda Motor, Warga Kalidoni Tewas di Lokasi

Dari ketiga tersangka, polisi terpaksa melumpukan kedua kaki tersangka Lukman Wahyudi lantaran saat dilakukan penangkapan tersangka mencoba melawan petugas dan hendak melarikan diri.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Rabu (7/2/2018) mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari pihak kepolisian mendapatkan informasi dari masyarakat yang kemudian dilakukan penyelidikan selama satu bulan, hingga akhirnya diketahui keberadaan tersangka beserta barang bukti dan langsung dilakukan penangkapan.

“Ada 20 Kg sabu yang diamankan, terdiri dari; 18 Kg sabu diamankan dari tangan tersangka Lukman Wahyudi serta 2 Kg sabu dari tersangka Rahmat Hidayat dan M Arif. Hasil pemeriksaan, awalnya sabu Asal Cina ini jumlahnya 26 Kg yang dibawa ke Palembang oleh tersangka Rahmat Hidayat dari Aceh. Setiba di Palembang semuanya diberikan ke Lukman Wahyudi,

Baca Juga :   Ratusan Massa Tuntut Disbudpar Sumsel Tonjolkan Budaya Palembang Darusalam

kemudian 6 Kg sabu diserahkan kepada M Arif dan Rahmat Hidayat untuk dijualkan di Palembang. Setelah habis terjual, kedua tersangka (M Arif dan Rahmat Hidayat) kembali mengambil 2 Kg sabu lagi dari Lukman. Namun saat mereka akan menjualnya, anggota yang menyamar langsung menangkap keduanya. Dari hasil pengembangan akhirnya anggota juga menangkap tersangka Lukman Wahyudi saat berada di kawasan Plaju,” jelas Kapolda saat gelar tersangka dan barang bukti di Maplda Sumsel.

Masih dikatakan Kapolda, setelah ditangkap para tersangka mengaku baru satu kali ini terlibat jaringan pengedar sabu dengan upah Rp 100 juta. Meskipun demikian, pihaknya tidak begitu percaya. Apalagi tersangka Lukman Wahyudi yang kesehariannya bekerja sebagai penangkar Burung Murai, memiliki mobil mewah dengan plat nomor dua angka.

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Sadis! Selain Dibakar Ternyata Mayat di Ogan Ilir Juga Dijerat Kawat

Palembang, KoranSN Kasat Reskrim Polres Ogan Ilir, AKP Malik Fahrin, Senin (21/1/2019) mengatakan, mayat perempuan ...