Pencuri di Asrama Polsek Prabumulih Timur Keok Ditembak

Ilustrasi. (foto-net)

Prabumulih, KoranSN

Pajar Novriansyah (30), tersangka pencurian yang melancarkan aksinya di Asrama Polsek Prabumulih Timur keok ditembak poplisi. Dalam aksinya tersangka ini berhasil menggondol laptop, jam tangan dan uang Rp 30 juta.

Tersangka Pajar ditangkap jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Prabumulih saat berada disebuah cafe di Kecamatan Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, Sabtu (27/10/2018) pukul 11.30 WIB.

Petugas pun terpaksa menghadiahi satu butir timah panas ke betis kaki kanan Pajar, lantaran ketika akan ditangkap mencoba kabur. Demi kepentingan penyelidikan, Pajar dibawa ke RSUD untuk diobati dan langsung digelandang ke Polres Prabumulih.

Kapolres Prabumilih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH didampingi Kasat Reskrim, AKP Abdul Rahman SH mengatakan, pelaku Pajar dan pelaku lainnya yang masih buron diketahui melakukan pencurian di rumah Dinas perwira Polres Prabumulih yang berlokasidi Asrama Polsek Prabumulih Timur

Baca Juga :   Dua Pelaku Pencuri Motor Bocah SD Ditangkap

“Pelaku mengawali aksinya dengan cara merusak engsel pintu depan rumah. Kemudian pelaku merangsek masuk ke dalam dan menjarah harta benda milik korban. Saat pencurian terjadi, korban sedang tidak berada di rumah. Kuat dugaan pelaku sudah mengintai terlebih dahulu, dan beraksi setelah mengetahui rumah korban kosong,” ujar AKBP Tito Hutauruk saat melakukan press release perkara curat tersebut, Senin (29/10/2018).

Masih kata Kapolres, setelah berhasil para pelaku menghilang, usai mendapatkan laporan kejadian tersebut pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi. Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya petugas berhasil mengidentifikasi salah satu identitas tersangka bernama Pajar.

“Dari Interogasi awal saat sampai di Kota Prabumulih pelaku tetap berkilah, dan tidak mau menunjukkan keberadaan barang bukti. Bahkan pelaku sempat memberontak dan berusaha melarikan diri. Akibatnya, anggota terpaksa mengambil tindakan tegas dengan melumpuhkan kaki kanan pelaku,” tegas Kapolres.

Baca Juga :   Perampok di Dinas Perkim Muara Enim Dilumpuhkan Timah Panas

Lebih lanjut Kapolres menerangkan, pelaku merupakan residivis yang keluar masuk penjara. Tercatat pelaku pernah tiga kali ditahan atas kasus tindak kejahatan.

“Pelaku dikenai pasal 363 KUHP tentang tindak pidana pencurian dengan pemberatan dengan ancaman hukuman diatas 7 tahun penjara,” pungkasnya. (and)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Ketua KPK Prihatin 26 dari 34 Provinsi Terjadi Kasus Korupsi

Jakarta, KoranSN Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri mengaku prihatin karena 26 dari 34 …