Pendapatan Daerah Muratara Meningkat Sebesar 10,49 Persen

Tampak suasana Rapat Paripurna DPRD Muratara mendengarkan LKPJ Bupati Muratara tahun 2019.(foto-sunardi/koransn)

Muratara, KoranSN

Pendapatan Daerah Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara) tahun 2019 mengalami peningkatan sebesar 10,49 persen dari tahun sebelumnya (2018).

Hal ini dikatakan Bupati Muratara, H

M Syarif Hidayat saat menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Muratara tahun 2019 dihadapan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Muratara pada saat rapat paripurna di gedung DPRD Muratara, Senin (27/4/2020).

Orang nomor satu di Bumi Beselang Serundingan mengungkapkan rencana pendapatan pemerintah daerah Kabupaten Muratara tahun 2019 sebagaimana tertuang dalam APBD Kabupaten Muratara tahun anggaran 2019 adalah sebesar Rp 1.063.793.790.000 dan dapat direalisasikan sebesar Rp 1.020.070.715.242.19.

“Dari angka dan target realisasi pendapatan tersebut dapat diketahui bahwa capaian realisasi anggaran tahun 2019 sebesar 95,89 persen. Jika dibandingkan dengan tahun 2018, pendapatan daerah mengalami peningkatan sebesar 10,49 persen,” sampainya.

Baca Juga :   Gas Melambung, Warga di Ulu Rawas Kembali Gunakan Kayu Bakar

Sedangkan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) tahun anggaran 2019 lanjut Bupati, sebesar Rp 56.128.672.000 dan terealisasi sebesar Rp 38.916.285.523.98 atau sebesar 69,33 persen.

“Penerimaan dana perimbangan pada tahun 2019 sebesar Rp 804.858.841.000 dapat direalisasikan sebesar Rp 763.422.881.315 atau mencapai target,” paparnya.

Selanjutnya Syarif Hidayat mengungkapkan selain pendapatan daerah dari PAD dan Dana Perimbangan, ada juga lain lain pendapatan daerah yang sah tahun 2019 sebesar Rp 202.806.277.000 dan terealisasi sebesar Rp 217.731.548.403.21 atau mencapai 107,36 persen.

“Meskipun proporsi pendapatan yang bersumber dari pusat terhadap pembiayaan pembangunan Kabupaten Muratara masih dominan namun upaya inovatif untuk meningkatkan pendapatan terus diupayakan. Hal ini sejalan dengan kebijakan umum anggaran pada setiap tahun anggarantelah diarahkan melalui berbagai upaya peningkatan pendapatan daerah dari sektor pajak daerah, retribusi daerah, dana perimbangan, penyertaan modal hingga lain lain pendapatan daerah yang sah,” pungkasnya. (snd)

Baca Juga :   Pansus II Bahas Raperda Perlindungan dan Pemberdayaan Petani
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pegawai Telat Ngantor Akan Ditindak

Muratara, KoranSN Bupati Musi Rawas Utara (Muratara), H Devi Suhartoni menegaskan, jika pegawai yang telat …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.