Home / Gema Sriwijaya / Banyuasin / Pengamanan Bergeser ke TPS

Pengamanan Bergeser ke TPS

Kopolres Banyuasin, AKBP Yudhi Surya Markus Pinem saat memeriksa personil pada Apel Pergeseran Pasukan dalam rangka Pengamanan Pemilu 2019 di halaman Mapolres Banyuasin, Senin (15/5/2019). (foto-siryanto/koransn.com)

Banyuasin, KoranSN

Kepolisian Polres Banyuasin menggelar Apel Pergeseran Pasukan dalam rangka PAM TPS pemilihan presiden (Pilpres) dan Pileg tahun 2019, bertempat di halaman Mapolres Banyuasin, Senin (15/5/2019) dipimpin langsung oleh Kopolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem dengan komandan Apel Ipda Lukman.

Apel pergeseran pasukan (Perpas) dimulai dengan pemeriksaan pasukan dan kemudian dilakukan penyematan bet PAM TPS, pemberian uang saku, bekal kesehatan dan tas ransel kepada perwakilan personil PAM TPS.

Kapolres Banyuasin AKBP Yudhi Surya Markus Pinem dalam amanatnya menyampaikan kepada seluruh peserta apel bahwa pengamanan Pilpres dan Pileg tahun 2019 ini dengan menggunakan sandi Ops Mantap Brata Musi 2019.

Baca Juga :   Dodi Reza Nilai Skema Penawaran PJU Layak Dijajaki

“Apel Serpas ini merupakan wujud kesiapan Polres Banyuasin dalam rangka pengecekan terakhir terhadap kesiapan segenap unsur pengamanan baik kesiapan personil, materil maupun peralatan guna mendukung terlaksananya pengamanan yang dilakukan oleh Polres Banyuasin, sehingga dapat terlaksana dengan aman dan sukses serta kondusif,” kata Kapolres Yudhi.

Adapun personil yang dilibatkan pada pengamanan Pemilu 2019 di wilayah Kabupaten Banyuasin sebanyak 544 personel dan dari BKO Polda Sumsel sebanyak 84 personil.

Menurut dia, beberapa kerawanan yang perlu mendapat perhatian, diantaranya terjadinya konflik antar pendukung parpol peserta pemilu, sabotase distribusi logistik pemilu, politik uang, dan unjuk rasa dengan mengerahkan massa yang berpotesi mengarah anarkis.

Baca Juga :   Pemain Terbaik Alex Noerdin Cup 2019 Pagaralam Berharap Jadi Pemain Timnas Indonesia

“Untuk itu saya memerintahkan kepada seluruh personil untuk mempertajam deteksi dini terhadap setiap perkembangan situasi yang berpotensi mengarah menjadi Gangguan Kamtibmas dan lakukan tindakan tegas kepada setiap pelaku dan kelompok manapun yang melanggar hukum karena pengamanan ini pada dasarnya bertujuan untuk melindungi kepentingan masyarakat luas,” tegas dia.

Kapolres Yudhi menambahkan, pihaknya menekankan kepada semua personel PAM harus mengetahui situasi di sekitar TPS, dan selalu koordinasi dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat di wilayah tugasnya, serta jaga netralitas saat menjalankan tugas di lapangan.

“Lakukan pendekatan dengan tokoh- tokoh di sekitar TPS dan harus mengetahui jalur yang aman untuk bisa dilalui kotak suara dari PPK menuju TPS dan kembalinya. Dan kepada para personel harus jaga netralitas saat menjalankan tugas,” pungkasnya. (sir)

Konser Westlife di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Jika SFC Naik Kasta Liga Satu, Herman Deru Rencanakan Gelar Liga Tiga

Sekayu, KoranSN Kemeriahan nampak menandai Opening Ceremony dan Kick Of Gubernur Cup U-20 Tahun 2019 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.