Pengedar Narkoba Jaringan PALI Ditangkap BNNK Prabumulih

Kepala BNN Kota Prabumulih saat menggelar ungkap kasus tersangka Saiful Ardani (diborgol). (foto-dedy/koransn.com)

Prabumulih, KoranSN

Saiful Ardani (43), warga Jalan Kopral A Wahab Kelurahan Mutang Tapus Prabumulih tidak dapat berbuat banyak saat diringkus oleh petugas Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Prabumulih, Rabu (17/10/2018) pukul 21.00 WIB.

Pasalnya tersangka Saiful Ardani ditangkap petugas lantaran kedapatan menyimpan enam belas paket, yang diduga narkotika jenis sabu-sabu dengan berat brutto 2,99 gram yang siap edar.

Adapun kronologisnya, BNNK Prabumulih mendapatkan informasi dari masyarakat, bahwa rumah di Jalan Kopral A Wahab Kelurahan Mutang Tapus tepatnya di samping TPU atau Kuburan Taman Baka Nusantara, sedang bertransaksi Narkotika.

Setelah mendapatkan informasi tersebut, petugas langsung melakukan pengintaian terhadap rumah tersebut, lalu pukul 22.00 WIB datanglah sebuah motor yang dikendarai oleh seorangaki-laki yang langsung memarkirkan motor tidak terlalu jauh dari rumah tersebut.

Baca Juga :   KPK Tangkap Kontraktor Lapter Atung Bungsu Pagaralam Saat Turun Pesawat Usai Pulang Haji

Selanjutnya, laki-laki tersebut langsung menuju kearah rumah yang dimaksud, tanpa membuang waktu lama team pemberantasan langsung melakukan penggerebakan atau upaya penangkapan terhadap laki-laki tersebut.

Setelah berhasil diamankan, petugas langsung memanggil aparat pemerintah setempat atau RT setempat sebagai saksi untuk dilakukan penggeledahan.

Dari hasil penggeledahan terhadap pelaku didapatlah barang bukti yang diduga narkotika sabu-sabu didalam jok motor sebanyak 16 paket sabu. Selanjutnya tersangka dan barang bukti langsung dibawa kekantor untuk dilakukan penyidikan Iebih lanjut.

Kepala BNN Kota Prabumulih, Ibnu Mundzakir didampingi oleh PLT Kasi Pemberantasan A Gamal, Kamis (18/08/18) mengungkapkan, tersangka adalah salah satu jaringan kelompok pengedar narkoba asal Kabupaten PALI. Hal ini dikarnakan Prabumulih adalah tempat yang strategis untuk memasarkan narkoba tersebut.

Baca Juga :   Gara–gara Tali Jemuran, Bandot Nekad Tikam Rasyid

“Ini hasil dari pengembangan kasus yang sempat kita dalami, terkait barang bukti bersumber dari jaringan kabupaten pali yang sudah cukup menyebar luas ke daerah-daerah lain terutama di kota prabumulih sebab tingkat pecandu narkoba di kota prabumulih masih relatif tinggi sedangkan tersangka kita jerat dengan pasal 112 dengan hukyman minimal 5 tahun kurungan penjara,” pungkas nya. (and)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Polri Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Kebakaran Kejaksaan Agung

Jakarta, KoranSN Tim penyidik gabungan Polri menetapkan delapan orang tersangka, dalam kasus kebakaran Gedung Utama …