Pengedar Narkoba Sadis di OKI Ditembak Mati

Kombes Pol Yustan Alpiani (kemeja putih) menunjukkan barang bukti senjata api. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Berakhir sudah sepak terjang Yudi alias Bontet (37) menjadi pengedar Narkoba jenis sabu yang sadis usai ditembak mati polisi dalam baku tembak di sebuah pondok di pinggir sungai di Desa Mangun Jaya OKI, Rabu dini hari (5/2/2020) pukul 00.30 WIB.

Tewasnya tersangka yang tercatat sebagai warga Desa Serdang Menang SP Padang OKI ini, disaat pihak kepolisian Unit 4 Subdit 3 Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel memburunya dalam kasus penembakan korbannya yang terjadi di OKI pada Sabtu 12 Oktober 2019 lalu.

Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Sumsel, Kombes Pol Yustan Alpiani mengatakan, penangkapan tersangka Yudi alias Bontet yang berujung tewas tertembaknya pelaku bermula saat pihak kepolisian melakukan penyelidikan kasus pembunuhan yang dilakukan oleh tersangka Yudi alias Bontet dan Rendi alias Potih (DPO).

“Kejadian pembunuhan yang dilakukan pelaku terjadi saat korban yang sedang duduk di atas sepeda motor di pinggir jalan lalu didekati oleh pelaku, kemudian tanpa berbicara tersangka Yudi alias Bontet dan Rendi alias Potih menembak korban dengan senjata api rakitan berulang kali, sehingga mengakibatkan korban jatuh tersungkur dan tewas di TKP,” ujarnya saat menggelar ungkap kasus tertangkap dan tewas tertembaknya tersangka Yudi alias Bontet di Kamar Mayat Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, Rabu pagi (5/2/2020).

Baca Juga :   Polda Selidiki KBIH & Biro Perjalanan Umroh Abal-Abal di Sumsel

Diungkapkannya, usai kejadian tersebut pelaku menjadi buronan hingga akhirnya Tim Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel yang memback-up penuh Sat Reskrim Polres OKI mendapatkan informasi tempat persembunyian tersangka Yudi alias Bontet sehingga petugas langsung melakukan penggerebekan di lokasi tersebut.

“Namun saat akan ditangkap tersangka Yudi alias Bontet ini melakukan perlawanan dengan cara menembakan senjata api rakitan ke arah petugas. Karena pelaku melawan maka saat itu anggota memberi tembakan peringatan ke atas sebanyak dua kali, dan memperingatkan tersangka untuk menyerah. Namun pelaku tetap menembak ke arah anggota sambil melarikan diri ke arah sungai. Akibatnya, tim melakukan tindakan tegas terukur hingga tembakan anggota mengenai bahu belakang sebelah kanan dan pinggang kiri tubuh tersangka,” paparnya.

Menurutnya, usai tertembak pelaku yang jatuh terkapar kemudian dibawa petugas ke rumah sakit untuk dilakukan tindakan medis guna mengobati luka tembak di tubuh tersangka.

“Akan tetapi sesampainya di rumah sakit tersangka ternyata meninggal dunia,” katanya.

Baca Juga :   Belasan Massa Aksi Protes, Tolak Pembongkaran dan BOT Pasar Cinde

Dilanjutkannya, dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh pihaknya kuat dugaan tersangka Yudi alias Bontet merupakan pengedar sabu. Bahkan dari hasil penyelidikan, kasus pembunuhan yang dilakukan tersangka juga terkait penjualan sabu.

“Jadi awal kasus ini, yakni tersangka membunuh korbannya soal pembayaran sabu. Sebab dari hasil penyelidikan pelaku kerap menganiaya para pelanggannya yang membeli sabu jika lama melakukan pembayaran. Bahkan sudah ada empat laporan kepolisian untuk kasus penganiayaan yang dilakukan oleh tersangka Yudi alias Bontet ini,” terangnya.

Lebih jauh diungkapkannya, dalam penangkapan yang menewaskan tersangka Yudi alias Bontet pihaknya juga mengamankan barang bukti, diantaranya senjata api rakitan beserta amunisinya.

“Selain itu kami juga mengamankan 13 paket sabu, timbangan digital untuk menimbang sabu yang akan dijual serta peralatan konsumsi sabu. Dengan tewasnya tersangka kini kami masih melakukan pengembangan guna menangkap satu pelaku lagi yang masih buron,” pungkasnya. (ded)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

1 Warga Palembang Positif Corona Kembali Meninggal Dunia

Palembang, KoranSN Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Corona Virus Disease-19 (Covid-19) Sumsel, Yusri, Sabtu (30/5/2020) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.