Minggu , Oktober 21 2018
Home / Kota Musi / Pengembalian Uang Konsumen Dinar Property Belum Jelas

Pengembalian Uang Konsumen Dinar Property Belum Jelas

Suasana pertemuan Kurator dengan seluruh kreditor dengan agenda update perkembangan proses kepailitan, di ballroom Hotel Grand Inna Daira Palembang, Kamis (12/4/2018). (foto SN/Anton wijaya)

Palembang, KoranSN

Hingga saat ini proses pengembalian uang konsumen PT. Dinar Property milik Syaiful Bahri (dalam pailit) dan Desmarita Aryani (dalam pailit) belum jelas. Pasalnya, harta kekayaan dalam boedel pailit milik Syaiful Bahri belum terjual, sehingga kurator belum bisa mengembalikan uang hasil penjualan kepada ratusan konsumen.

“Belum ada aset yang terjual, jadi kita belum bisa membagikan hasil penjualannya. Permasalahan baru yang muncul, ada aset di daerah mata merah ternyata bukan milik Syaiful Bahri. Jadi, kita tidak bisa memasukkan aset tersebut dalam boedel pailit yang akan dijual. Solusinya untuk konsumen perumahan Griya Makmur Sejati di daerah mata merah tetap bisa ditagihkan kepada kami,” ungkap Kurator Syaiful Bahri (dalam pailit) dan Desmarita Aryani (dalam pailit), Muhamad Arifudin SH yang diwawancarai usai pertemuan dengan seluruh kreditor dengan agenda update perkembangan proses kepailitan, di ballroom Hotel Grand Inna Daira Palembang, Kamis (12/4/2018).

Baca Juga :   Usai GMT Polda Sebar Tim Tertutup Amankan Turis di Palembang

Diungkapkan Arifudin, jumlah aset pailit milik Syaiful Bahri jika dihitung secara kasat mata tidak sebanding dengan jumlah utang kepada kreditor. Pihaknya sudah menerima laporan tagihan dari 584 konsumen dengan total tagihan mencapai Rp 286 miliar.

“Kalau dari penghitungan kita jumlah aset pailit itu nilainya tidak bisa menjangkau total tagihan yang masuk, paling besar tagihan dari perbankan kurang lebih Rp 150 miliar,” jelasnya.

Ditanya target penyelesaian pembagian hasil penjualan harta pailit dengan konsumen, pihaknya sesegera mungkin akan menyelesaikan masalah itu jika semua aset yang masuk dalam daftar pailit sudah terjual.

“Kepailitan ini kan sudah bisa diselesaikan jika semua harta pailit terjual, dari hasil itulah kita bisa melakukan penyelesaian baik itu ke kreditor pemegang jaminan yaitu perbankan ataupun konsumen,” ungkapnya.

Jumlah aset pailit milik Syaiful Bahri yang tercatat oleh pihak kurator, kata Arifudin, total ada 14 perumahan yang sudah disegel. Kurator bertugas mencatat semua harta pailit kemudian menjual dan membagikan hasil penjualan kepada kreditor dan konsumen.

Baca Juga :   Hari Ini, Calon Anggota Panwaslu Ikuti Tes Tertulis

“Jadi berapapun hasil penjualan aset pailit milik debitor itulah yang dibagikan. Seharusnya pada pertemuan ini saya ingin Syaiful Bahri bisa hadir, tapi dengan alasan keamanan dia tidak ingin hadir. Kita juga tidak bisa memaksa dia datang, yang penting sudah kita undang,” tegasnya.

Terpisah, salah satu konsumen perumahan Griya Makmur Sejati yang ada di daerah Mata Merah, Mulyani mengatakan dirinya hanya ingin uang yang sudah dibayarkan bisa kembali.

“Saya sudah bayar Rp 41 Juta waktu beli rumah itu, sekarang saya minta uangnya dikembalikan saja,” pungkasnya.

Sebelumnya, PT Dinar Property telah dinyatakan pailit oleh pengadilan niaga. Syaiful Bahri selaku pemilik PT Dinar Property menyatakan akan bertanggung jawab. (awj)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Anton Wijaya

Anton Wijaya

Lihat Juga

Mahasiswa Sukseskan Pemilu di Sumsel

Palembang, KoranSN Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Kamis (18/10/2018) mengajak mahasiswa di Sumsel untuk ...

error: Content is protected !!