Home / Kota Musi / Pengendara Keluhkan Jalan Boombaru Rusak dan Berlubang

Pengendara Keluhkan Jalan Boombaru Rusak dan Berlubang


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan
Tampak kondisi jalan di kawasan Boombaru Kecamatan IT II Kota Palembang. (Foto-foto/Reigan/Koransn)

Palembang, KoranSN

Sejumlah masyarakat, baik pengendara roda dua maupun roda empat yang melintasi Jalan Yos Sudarso atau biasa dikenal masyarakat Palembang dengan Jalan Boombaru tidak sedikit mengeluhkan keadaan jalan tersebut. Pasalnya, kondisi jalan yang berlubang besar bak sumur, sehingga sering mengakibatkan korban berjatuhan.

Pantauan Suara Nusantara, Jumat (29/12/2017), sepanjang ruas Jalan Yos Sudarso hingga Jalan Mayor Memet Sastrawirya Kelurahan Lawang Kidul, Kecamatan Ilir Timur II Palembang, tepatnya lebih banyak dikenal masyarakat dengan kawasan Boombaru ini, jalannya sangat memprihatinkan.

Keadaan diperparah apabila saat hujan turun, sehingga genangan air menutupi lubang besar yang berada di poros jalan. Dimana, hal inilah yang sering mengkibatkan korban berjatuhan, lantaran lubang tidak terlihat.

Baca Juga :   Anggaran SKPD Dipangkas 20 Persen

“Kami takut apabila melintas di kawasan ini, selain banyak lubang yang besar keadaannya juga diperparah lantaran banyak truk kontrainer yang melintas. Jadi, memang harus berhati-hati memilih jalan,” ungkap Imam warga 3 ilir.

Menurut Imam, padahal di kawasan tersebut banyak industri, seharusnya pemerintah memperhatikan kemakmuran warga sekitarnya, misalnya memperbaiki jalan di kawasan tersebut.

“Jalan di kawasan ini pernah sekitar empat bulan lalu diperbaiki, namun hanya lubangnya yang ditibun dengan batuan granit, tetapi tidak bertahan lama karena banyak kendaraan besar melintas. Untuk itu, kami berharap pemerintah memperbaiki jalan di kawasan ini secara permanen jangan hanya ditimbun,” ujarnya.

Hal senada dilontarkan pengendara lainnya, Wahyu menambahkan, dirinya setiap hari melintasi kawasan ini. Dimana, selain menghindari lubang pengendara juga harus menggunakan masker lantaran tebalnya debu yang melapisi badan jalan.

Baca Juga :   Kolonel PNB Ronald Lucas Siregar Jabat Danlanud Palembang

“Tidak sedikit korban berjatuhan apabila tidak teliti memilih jalan untu dilewati,” imbuhnya.

Sementara, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Saiful menuturkan, sebenarnya untuk perihal perbaikan jalan ada tiga golongan, yakni; Jalan Kabupaten/Kota, jalan provinsi dan jalan negara yang menjadi wewenag Balai V.

“Untuk perbaikan di wilayah Boombaru kita hanya menimbun di lubang-lubang jalan menggunakan aspal seperti granit, lantaran wewenang perbaikannya ada di Provinsi,” ungkap Saiful.

Ia mengharapkan, untuk perbaikan seluruhnya pihak perusahaan yang ada disekitar lokasi jalan tersebut bisa menggunakan dana CSR mereka.

“Jadi, kami mengharapkan perbaikan jalan tersebut menggunakan dana CSR,” tandasnya. (rgn)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Antisipasi Lonjakan Harga Ayam dan Bawang Jelang Lebaran

Palembang, KoranSN Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumsel mulai mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan masyarakat, terutama …