Home / Lacak / Penggeledahan Kantor Abu Tours Palembang Tunggu Izin Pengadilan

Penggeledahan Kantor Abu Tours Palembang Tunggu Izin Pengadilan

Sukseskan Asian Games di Jakarta dan Palembang Tahun 2018
Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara. (Foto-Dok/Humas Polda Sumsel)

Palembang, KoranSN

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnai Adinegara, Rabu (14/2/2018) mengatakan, penyidik Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel saat ini masih menunggu izin dari pengadilan untuk menggeledah Kantor Abu Tours Cabang Palembang di Jalan Inspektur Marzuki Pakjo Palembang.

Menurut Kapolda, penggeledahan yang akan dilakukan Polda Sumsel bertujuan untuk mencari berkas yang dapat dijadikan barang bukti untuk mengungkap dugaan penipuan keberangkatan para calon jamaah umroh di Sumsel.

“Informasinya kantor Abu Tours Palembang tersebut sudah dikosongkan. Akan tetapi untuk memastikannya penyidik belum bisa masuk ke dalam kantor, karena harus ada izin dari pengadilan. Untuk itulah kami mengajukan izin penggeledahan ke pengadilan. Kalaupun memang kantor itu kosong, kita berharap masih mendapatkan sejumlah petunjuk untuk melakukan penyelidikan,” kata Kapolda.

Masih dikatakan Kapolda, diketahui jika saat ini para pegawai Abu Tours Cabang Palembang bukanlah warga Sumsel, karena mereka merupakan pendatang dan kini semuanya sudah kabur.

“Ya, semua pegawainya tidak ada lagi di Sumsel, mereka terindikasi sudah kabur. Meskipun demikian, kami akan bekerja cepat dan sesuai prosedur untuk mengungkap dugaan kasus penipuan para calon jamaah umroh ini,” tegas Kapolda.

Diungkapkannya, sejauh ini Polda Sumsel juga belum menetapkan tersangka lantaran penyidik masih melakukan pemeriksaan saksi-saksi dan melakukan pengembangan.

“Sudah 40 saksi diperiksa yang diantaranya para korban. Sedangkan untuk tersangka, nanti kita tetapkan setelah didapati bukti kuat. Apabila tersangkanya sudah ada, barulah dilakukan pencekalan agar tidak kabur ke luar negeri,” ujarnya.

Lanjut Kapolda, dalam pengembangan penyelidikan dugaan kasus ini, bisa saja nantinya penyidik menemukan bukti Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU).

“Tapi untuk penerapan TPPU ini kita lihat dulu hasil penyelidikannya. Apabila ternyata tersangkanya terbukti mengaburkan uang para calon jamaah untuk membeli mobil dan harta kekayaan lainnya, maka kami akan terapkan TPPU kepada tersangkanya,” jelasnya.

Lebih jauh Kapolda mengatakan, saat ini setiap Polres dijajaran telah dibuka Posko Pengaduan untuk para korban Abu Tours. Hal ini dilakukan agar para korban yang berada di daerah di Sumsel tidak perlu datang jauh-jauh ke Polda Sumsel, kalau mau membuat laporan pengaduan.

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Warga Sungai Menang OKI Bakar Istri Hingga Tewas

Kayuagung, KoranSN Maliadi alias Mali (36), warga Desa Pinang Indah Parit 10 Kecamatan Sungai Menang ...

error: Content is protected !!