Home / Lacak / Penjaga Malam di Pasar Sako Tewas dengan Pisau Masih Tertancap di Pinggang

Penjaga Malam di Pasar Sako Tewas dengan Pisau Masih Tertancap di Pinggang

Sukseskan Asian Games di Jakarta dan Palembang Tahun 2018
Beni kakak korban M Raya alias Aan. (Foto-Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

M Raya alias Aan (37), penjaga malam di Pasar Sako Palembang, Selasa pagi (15/5/2018) pukul 08.00 WIB dikeroyok pelaku yang diduga berjumlah lebih dari satu orang. Akibatnya, korban ditikaman senjata tajam jenis pisau di pinggang sebelah kanan tubuhnya.

Korban yang tercatat sebagai warga Jalan Simunjutak Kecamatan Kemuning Palembang ini tewas saat dilarikan ke rumah sakit dengan kondisi pisau masih tertancap di pinggangnya. Usai tewas, jenazah korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang untuk dilakukan visum guna kepentingan penyelidikan pihak kepolisian.

Beni (52), kakak kandung korban mengatakan, kejadian yang menimpa adik bungsunya tersebut terjadi di Jalan Musi Raya Barat Kecamatan Sako saat korban mengendarai sepeda motor dalam perjalanan pulang bekerja sebagai penjaga malam di Pasar Sako.

“Ketika kejadian sepeda motor adik saya dihadang mobil. Kemudian keluar dua orang langsung mengeroyok dan menikam tubuh korban dengan pisau,” katanya saat ditemui di Rumah Sakit Bhayangkara Palembang.

Tampak jenazah korban saat diperiksa oleh Tim Identifikasi Polresta Palembang. (Foto-Istimewa)

Menurutnya, hal tersebut diketahuinya dari teman korban yang usai kejadian menolong dan melarikan korban ke rumah sakit.

“Saat ditikam oleh pisau, adik saya ini langsung kabur dari pelaku dengan naik sepeda motor yang dikendarainya untuk mencari pertolongan warga. Bahkan ketika itu, pisau pelaku masih tertancap di pinggang sebelah kanan tubuh korban. Dalam perjalan, korban bertemu temannya dan langsung membawa korban ke rumah sakit. Namun saat diperjalanan ke rumah sakit adik saya ini meninggal dunia,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, semasa hidup korban tidak pernah bercerita jika ada masalah ataupun musuh. Sebab, sejak kecil adiknya tersebut memiliki sifat tertutup jika ada permasalahaan.

“Kalau orangnya baik hanya saja korban tidak pernah cerita jika ada masalah. Memang sudah lama korban bekerja sebagai penjaga malam di Pasar Sako, karena itu sudah menjadi pekerjaan adik saya selama ini, kalau isterinya bekerja sebagai PNS di Polda Sumsel,” tutupnya.

Sementara Kapolsek Sako, Kompol Ahmad Firdaus mengatakan, kejadian yang dialami korban terjadi saat korban mengendarai sepeda motor melintasi Jalan Musi Raya Barat Kecamatan Sako Palembang.

“Atas kejadian ini korban tewas dengan satu luka tikaman senjata tajam di belakang tubuhnya. Kini kami masih melakukan penyelidikan untuk menangkap para pelakunya serta untuk mengungkap motif dari pembunuhan korban ini,” tandas Kapolsek. (ded)

Daftar Calon Sementara Anggota DPRD Kabupaten Lahat Periode 2019-2024

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Bandit Pecah Kaca di Prabumulih Gondol Uang Rp 450 Juta

Prabumulih KoranSN Bandit pecah kaca, Rabu (15/8/2018) beraksi di Jalan Sudirman Kota Perabumulih, tepatnya di ...

error: Content is protected !!