Pensiunan PNS Ditangkap BNNP

Exif_JPEG_420
Abdullah Harun ditangkap Petugas Badan Narkotika Provinsi

Palembang, SN

Abdullah Harun (59), pensiunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pernah menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid) di Disnaker Kota Palembang, Senin (18/1) ditangkap petugas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumsel.

Abdulah yang tercatat sebagai warga Jalan Tanjung Pandan, Kelurahan Sialang Kecamatan Sako ini diringkus petugas BNNP Sumsel saat sedang mengkonsumsi sabu di kediaman ‘FR’ yang diduga bandar narkoba, di Jalan Kapten Anwar Sastro Kecamtan IT I.

Selain mengamankan Abdulah, di lokasi petugas BNNP Sumsel juga meringkus Fuad (44), warga Jalan Kapten Anwar Sastro.

Dari penyergapan tersebut petugas juga mengamankan barang bukti dari tangan Abdullah Harun dan Fuad berupa; alat hisap (bong) sabu, serta bungkus plastik bening yang masih tersisa bekas sabu, dan satu dompet wanita yang diperkirakan sebagai tempat penyimpan sabu.

Baca Juga :   KPK Mulai Pelajari Aliran Dana Kasus Djoko Tjandra

Ditemui di BNNP Sumsel tersangka Abdullah Harun mengaku, baru satu tahun belakangan ini dirinya aktif mengkonsumsi narkoba jenis sabu. Hal itu dilakukannya karena sejak pensiun dari PNS pada 2012 lalu ia tidak memiliki pekerjaan dan merasa bosan di rumah. Lantaran terpengaruh dari pergaulan, hingga menyebabkannya terjerumus sebagai pengguna narkoba.

“Saya hanya diajak ‘FR’ (DPO). Sabu yang saya gunakan itu saya beli dari ‘FR’. Bahkan saat ditangkap saya sedang memakainya (sabu) di rumah ‘FR’. Sedangkan untuk mengkonsumsi sabu, tidak tiap hari saya lakukan, cuma sekali-kali saja,” katanya.

Kepala BNN Provinsi Sumsel Brigjen Pol Drs M Iswandi Hari, SH MSi melalui Kabid Pemberantasan BNNP Sumsel, AKBP Minal Alkarhi mengatakan, penangkapan kedua tersangka bermula dari informasi yang diperoleh dari masyarakat sekitaran lokasi tentang maraknya peredaran narkoba di wilayah tersebut. Berangkat dari informasi itu, akhirnya petugas melakukan penangkapan.

Baca Juga :   Sabu Senilai 1 Miliar Gagal Beredar di Kota Palembang

“Hasil dari pemeriksaan tes urine, keduanya positif mengkonsumsi sabu,” katanya.

Dilanjutkan Minal, operasi semacam ini akan terus dilakukan baik untuk peredarannya ataupun untuk penggunaannya sendiri. Kedepannya pihakanya juga akan terus menggelar operasi serupa. Bahkan pihaknya sangat mengharapkan dukungan dari masyarakat dalam upaya pemberantasan narkoba di Sumsel.”Kami juga butuh informasi dari masyarakat. Sehingga masyarakat jangan takut untuk memberikan informasi ke kami,” ujarnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

KPK Panggil 14 Saksi Kasus Suap Pengaturan Proyek Pemkab Indramayu

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin (30/11/2020) memanggil 14 saksi dalam penyidikan kasus suap …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.