Sabtu , Februari 16 2019
Home / Gema Sriwijaya / Penuhi Kebutuhan Air Bersih di Muratara, Pamsimas Desa Noman Segera Dibangun

Penuhi Kebutuhan Air Bersih di Muratara, Pamsimas Desa Noman Segera Dibangun

Tampak Koordinator Pamsimas Kabupaten Muratara sedang memberikan pelatihan teknis kepada pengurus Pamsimas Desa Noman dan perwakilan dari masyarakat setempat. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Guna memenuhi kebutuhan air bersih bagi masyarakat di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), di Desa Noman, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, segera dibangun Pamsimas.

Hal ini dikatakan Kepala Dusun (Kadus) 3 Desa Noman Kecamatan Rupit Nazif Latif, Selasa (14/8/2018).

“Insya Allah hari kamis (16/8/2018) mendatang kita sudah mulai pengeborannya, untuk titik pengeboran pertama di sebelah kantor Kades Noman, dan untuk titik pengeboran kedua disebelah Masjid Mustaqim,” katanya usai pelatihan di sekretariat pamsimas Desa Noman.

Mengenai titik lokasi pengeboran lanjut Nazif, tanahnya sudah dihibahkan oleh masyarakat. “Masalah lokasinya tidak ada kendala sama sekali karena tanahnya tersebut sudah dihibah oleh masyarakat,” ungkapnya.

Ia berharap, dengan adanya Pamsimas bisa menyediakan air bersih bagi masyarakat karna air sungai yang ada sudah sangat kotor sekali dan tidak layak lagi untuk dikonsumsi oleh masyarakat.

“Mohon dukungan dan kerjasama dari masyarakat desa noman supaya pembangunan Pamsimas di desa kita ini berhasil,” harapnya.

Baca Juga :   Pipa PAM Dilobangi, Warga Tak Kebagian Air Bersih

Sementara itu Ahmad Firmansyah Kordinator Pamsimas Kabupaten Muratara mengatakan, Pamsimas adalah Penyediaan (Sarana) air minum dan sanitasi berbasis masyarakat.

“Pamsimas itu bukan proyek tapi lebih bersifat Swakelolah dari masyarakat,” katanya.

Dijelaskannya, mengenai sumber dana pembangunan Pamsimas bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Balanja Negara (APBN), Swadaya masyarakat dan Anggaran pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).

“Sumber dananya 70 persen dari APBN, tetapi pemerintah menginginkan nilai akhirnya 100 persen,” jelasnya.

Sementara Eko, masih selaku Koordinator Pamsimas Kabupaten Muratara menjelaskan berdasarkan analisis bio listrik, untuk sumur Bor di Desa Noman ini diperkirakan sekitar 80 meter.

“Kita rencanakan dalam RKM itu, sekitar kedalaman 80 meter,” terangnya.

Ia menjelaskan, setelah dibor lalu dimasukan pipa 6 inci yang disebut cesing, setelah kedalam diatas 40 meter baru dipasang sekrin.

“Tujuannya supaya kita tahu lapisan tanah, mana yang mengandung pasir dan mana yang tidak,” jelasnya.

Baca Juga :   Sosialisasi Pemutihan PKB Melalui Razia

Ia berharap, agar program Pamsimas ini dilaksanakan sesuai dengan RAB yang ada.

“Kalau desa itu berhasil kami ikut senang, tapi kalau desa itu gagal terus terang kami juga kecewa,” ungkapnya.

Ditempat yang sama Afrizal, warga Desa Noman Kecamatan Rupit berharap agar pembangunan Pamsimas ini sesuai dengan rencana.

“Saat ini desa kita sangat membutuhkan air bersih apalagi pada saat musim kemarau,” harapnya.

Ia menjelaskan Desa Noman ini diapit oleh dua sungai, yakni sungai Rupit dan Sungai Minak, namun sungai-sungai tersebut airnya hampir tidak layak lagi untuk dikonsumsi.

“Kalau sungai, tidak salah lagi ada 2 tapi airnya sudah sangat kotor. Sungainya sudah berbeda pada saat saya masih kecil dulu, kalau dulu Sungai Rupit dan Sungai Minak airnya masih sangat bersih,” tutupnya. (snd)

Hotel Grand Inna Palembang Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pisau dan Golok Corak Batik Duren Lubuklinggau Tembus Pasar Nasional

Lubuklinggau, KoranSN Kerajinan pisau dan golok dengan corak batik motif duren khas Lubuklinggau tembus pasar ...