Penumpang Kereta Api Melonjak

ilustrasi penumpang kereta api
Palembang, SN

Menjelang hari raya Idul Fitri aktivitas mudik pun mengalami peningkatan hal tersebut terlihat dari lonjakan penumpang Kereta Api serta tiket Kereta Api yang saat ini sudah terjual hingga 36.000 untuk semua kelas.

“Saat ini tiket untuk semua rute baik Lubuk Linggau dan Lampung termasuk kelas ekonomi, bisnis dan eksekutif sudah habis terjual sejak tanggal 11 sampai 16 Juli yang lalu,” kata Manager Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) III Sumatera Selatan (Sumsel) dan Lampung, Jaka Jarkasih, kemarin.

Ia menjelaskan, untuk ketersediaan tiket sendiri, pihaknya hanya menyediakan sebelum H-6 Lebaran dan H+ lebaran serta sudah sesuai dengan kursi dan kapasitas muatan yang ada. Sehingga saat mudik, tidak ada tambahan kursi di luar kapasitas yang dimiliki. PT KAI sendiri memiliki 15 susunan rangkaian KA terdiri dari gerbong non komersial kelas ekonomi sebanyak 7 gerbong dan rangkaian KA komersial untuk 3 gerbong kelas bisnis dan 5 gerbong kelas eksekutif.

Baca Juga :   Sumsel Buka Pintu Lebar-lebar Untuk Kerjasama dengan Singapura

“Kami juga menyediakan cadangan gerbing namun dikhususkan untuk keadaan darurat bukan digunakan untuk menambah sheet,” tegasnyna.

Lonjakan penumpang ini sendiri, sambung Jaka, sudah terlihat sepekan terakhir sejak. Bahkan sejak dibuka untuk pemesan tiket tiga bulan lalu tiket hingga h-4 sudah terjual habis pekan lalu. “Kebanyakan penumpang membeli tiket jauh-jauh hari agar tidak kehabisan tiket,” jelasnnya.

Ia menambahkan, untuk tahun 2015 ini, arus mudik terjadi pengingkatan sekitar 2 persen, untuk itu pihaknya menyiapkan 6.000 seat per hari untuk semua kelas KA yang disediakan. Meski terjadi peningkatan pada tahun ini sebesar 2 persen, PT KAI tetap menyesuaikan seat untuk tiket yang djual seperti tahun sebelumnya.

“Saat ini, kami juga mempersiapkan armada KA menjelang arus mudik dengan mempersiapkan KA cadangan jika suatu saat ada salah satu gerbing yang bermasalah,” ujarnya.

Saat ini juga, lanjut Jaka, pihaknya memastikan tidak ada calo dalam penjualan tiket dengan menerapkan kode identitas, harus sesuai dengan tiket yang dicetak dan penumpang tidak dapat membatalkan dan mengganti nama pada tiket. Selain nama tiket harus sesuai dengan data di kartu identitas, jika penumpang ingin mengganti nama ataupun membatalkan, membutuhkan proses waktu sampai dengan 30 hari.

Baca Juga :   Pangdam II/Swj Instruksikan Ambil Langkah Efektif Tanggulangi Karhutla

“Untuk pembelian tiket sendiri dapat dilakukan dibeberapa tempat resmi seperti di Indomaret, Alfamart dan Kantor Pos atau kontak center ke 121. Untuk harga tiket ekonomi Rp35.000. Sedangkan, untuk kelas bisnis mulai dari Rp120.000 sampai Rp160.000 dan untuk eksekutif Rp16.000 sampai Rp180.000,” pungkasnnya. (wik)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Sehari, 25 Warga Palembang Positif Corona

Palembang, KoranSN Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kota Palembang, Kamis (24/9/2020) dalam satu hari sebanyak …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.