Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Lacak / Penyebar Ujaran Kebencian Isteri Presiden, Dikenal Diam dan Jarang Bergaul

Penyebar Ujaran Kebencian Isteri Presiden, Dikenal Diam dan Jarang Bergaul

Kediaman tersangka ‘DI’ di Jalan Jepang KM 11 No 1088 Kelurahan Alang-Alang Lebar Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang KoranSN

Tersangka penyebar ujaran kebencian terhadap isteri Presiden Indonesia, Hj Iriana Joko Widodo (Jokowi) berinisial ‘DI’ dikenal sebagai sosok yang pendiam dan jarang bergaul dengan teman-teman sebayanya.

Hal tersebut dikatakan Ketua RT 11 RW 03 Kelurahan Alang-Alang Lebar Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang, Anas Efendi (63) yang merupakan ketua RT tempat tersangka ‘DI’ dan orang tuanya berdomisili.

Dikatakan Anas Efendi, sudah sekitar 20 tahun ‘DI’ dan orang tuanya tinggal di RT nya. Dimana kediaman ‘DI’ berada persis di pinggir Jalan Jepang KM 11 Nomor 1088 Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang.

Anas Efendi

“Kalau ayahnya bernama H Zuremi (56) dan ibunya Yusnani (50). ‘DI’ merupakan anak bungsu dari empat bersaudara. Saya dan warga sekitar sangat kenal dengan orangtuanya, karena mereka sudah lama tinggal di sini. Apalagi ayahnya ‘DI’ merupakan tokoh masyarakat dan kami tidak menyangka jika ‘DI’ memposting ujaran kebencian kepada isteri Presiden di instragam hingga berujung dia ditangkap pihak kepolisian. Kalau ‘DI’, orangnya memang pendiam dan tidak pernah bergaul dengan teman-teman sebayanya,” jelasnya.

Baca Juga :   Pasangan Oknum PNS Pemkot Digerebek Berduaan di Dalam Mobil Bawa Sajam

Diungkapkan Anas Efendi, usai penangkapan dilakukan memang orang tua dan keluarga ‘DI’ tidak terlihat di rumah tersebut, sehingga saat ini rumah itu dalam keadaan kosong.

“Mungkin orang tua dan keluarganya ikut mendampingi ‘DI’ di sana, yang jelas, kami kaget dan terkejut dengan adanya penangkapan ‘DI’ ini. Sebab keluarganya kami kenal sebagai orang yang baik dan agamis,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakan Anas Efendi, saat penangkapan ‘DI’ dilakukan dirinya selaku ketua RT tidak diberitahu oleh pihak kepolisian. Ia baru megetahui adanya penangkapan setelah ‘DI’ dibawa polisi.

Baca Juga :   Kedapatan Membawa Pisau Warga Tanjung Bali Ditangkap

“Saat penangkapan saya tidak tahu. Saya baru tahu setelah tetangganya memberitahu ke saya, jika saat ditangkap di depan rumah ‘DI’ banyak sekali mobil yang parkir. Kalau untuk ‘DI’, setahu saya dia itu mahasiswa salah satu universitas di Kota Palembang,” tandasnya.

Pantauan di lapangan, rumah tersangka ‘DI’ persis berada di pinggir Jalan Jepang Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang. Rumah permanen tersebut terlihat mewah berlantai dua dengan tembok berwarna hijau dengan pagar berwarna putih. Rumah tersebut nampak kosong tidak ada penghuninya bahkan semua pintu tertutup rapat. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Motor Masuk Proyek Tol Palembang-Kayuagung, 1 Tewas 1 Patah Tangan

Kayuagung, KoranSN Lakalantas akibat kendaraan bermotor nekad masuk proyek tol kembali terjadi. Jika sebelumnya satu …