Home / Lacak / Penyidik Polda Sumsel Periksa Pejabat Abu Tours dan Tersangka di Makassar

Penyidik Polda Sumsel Periksa Pejabat Abu Tours dan Tersangka di Makassar

Tampak Kantor Abu Tours Cabang Palembang di Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo Palembang. (foto-dok/dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro, Minggu (25/3/2018) menegaskan, pihaknya akan segera ke Makassar untuk memeriksa pejabat Abu Tours dan pimpinan Abu Tours pusat, H Muhammad Hamzah Mamba yang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Diungkapkannya, dalam waktu dekat dirinya bersama tim penyidik akan berangkat ke Makassar untuk melakukan pemeriksaan saksi-saksi dari pihak Abu Tours terkait dugaan kasus penipuan calon jamaah umroh yang telah mendaftar ke Kantor Abu Tours Cabang Palembang.

“Segera kami akan berangkat ke Polda Sulsel di Makassar untuk memeriksa dan melakukan BAP kepada seluruh pejabat Abu Tours serta memerika pimpinan Abu Tours pusat, H Muhammad Hamzah Mamba yang telah ditetapkan tersangka oleh Polda Sulsel,” tegasnya.

Masih dikatakannya, selain melakukan pemeriksaan saksi dan tersangka yang tujuannya untuk melengkapi berkas perkara dalam dugaan kasus tersebut. Di Polda Sulsel nantinya pihaknya juga akan berkoordinasi terkait aliran uang calon jamaah yang telah diserahkan oleh PPATK kepada Polda Sulsel.

“Jadi kita juga akan berkoordinasi tentang aliran dana Abu Tours guna kepentingan penyelidikan dalam dugaan kasus penipuan calon jamaah umroh yang belum diberangkatkan oleh Kantor Abu Tour Cabang Palembang,” jelasnya.

Selan itu, lanjut Suwandi, saat pihaknya berada di Makassar nanti dirinya juga akan berkoordinasi dengan Polda Sulsel untuk memanggil dan memeriksa Kepala Cabang Abu Tours Palembang yang sudah dua kali tidak hadir memenuhi panggilan penyidik Polda Sumsel.

“Kepala Cabang Abu Tours Palembang juga akan kami agendakan pemeriksaannya di Polda Sulsel. Sebab, informasi yang kami peroleh yang bersangkutan saat ini berada di Makassar lantaran domisilinya berada di sana (Makassa),” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakannya, jika dalam dugaan kasus ini belum ada yang ditetapkan sebagai tersangka. Sebab pihaknya saat ini masih melakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi.

“Karena dugaan kasus yang kami tangani ini masih dalam proses penyelidikan, maka belum ada tersangka yang ditetapkan. Dari itulah kami akan segera ke Makassar guna melakukan pemeriksaan sejumlah saksi,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, menegaskan, penyidik akan menerbitkan Daftar Pencarian Orang (DPO) serta surat pemanggilan disertai penjemputan atau jemput paksa kepada pimpinan Abu Tours Cabang Palembang lantaran sudah dua kali dipanggil penyidik namun tak kunjung hadiri.

“Kalau dua kali tidak hadir maka akan dibuatkan surat panggilan disertai membawa serta diterbitkan DPO nya. Mereka harus bertangungjawab atas perbuatannya. Makanya harus hadir jika dipanggil,” tegas Kapolda.

Lanjut Kapolda, dalam mengungkap dugaan kasus ini pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) di Makasar untuk menelusuri keberadaan uang calon jamaah umroh yang telah disetrokan para korban ke Kantor Abu Tours Cabang Palembang.

“Koordinasi dengan Polda Sulsel dilakukan karena hasil dari penyelusuran uang Abu Tours oleh PPATK telah diberikan ke sana (Polda Sulsel), makanya kami diminta koordinasi dengan Polda Sulsel,” kata Kapolda.

Disinggung terkait informasi jika kas Abu Tours telah kosong karena uangnya diduga digunakan untuk investasi? Kapolda mengungkapkan, untuk hal itu pihaknya juga masih harus berkoordinasi dengan Polda Sulsel.

“Akan kami koordinasikan dulu dengan Polda Sulsel, sebab Polda Sulsel yang sudah menerima hasil pemeriksaan dari PPATK,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, Senin sore (12/2/2018) penyidik Subdit I Keamanan Negara Polda Sumsel memasang police line di Kantor Abu Tours Cabang Palembang Jalan Inspektur Marzuki, Pakjo Palembang.

Pemasangan garis polisi dilakukan menindaklanjuti laporan para calon jamaah umroh ke Polda Sumsel dengan Nomor Laporan: LPB/188/ISI/2018/SPKT. Dimana dalam laporan tersebut para korban melaporkan Direktur Utama PT Amanah Bersama Umat yang menaungi Abu Tours, H Muhammad Hamzah Mamba (53), warga Jalan Bajigau Raya No 321 Makassar Sulawesi Selatan.

Bukan hanya itu, calon jamaah umroh Nurhaya (57), warga Jalan Karya Kelurahan Lebong Gajah Kecamatan Sematang Borang Palembang, Rabu (21/2/2018) juga telah melaporkan agen Abu Tours Palembang berinisial ‘DW’ (57), warga Jalan Musi Raya Barat Kecamatan Sako Palembang ke Polda Sumsel. Laporan korban diterima petugas kepolisian dengan nomor laporan: LPB/135/II/2018/SPKT.

Bahkan untuk mengungkap dugaan kasus ini, Selasa (27/2/2018) sekitar pukul 02.30 WIB, penyidik Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel telah melakukan penggeladahan di Kantor Abu Tours Cabang Palembang.

Dalam penggeledahan tersebut penyidik menyita satu bungkus plastik berisikan berkas guna kepentingan penyelidikan. Usai digeledah, Kamis pagi (1/3/2018) Kantor Abu Tours Cabang Palembang kembali dibuka dan beroprasional. Dibukanya kantor ini karena pihak Abu Tours berjanji akan memberangkatkan para calon jamah umroh.

Sebelumnya Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro mengungkapkan, dalam dugaan kasus ini Polda Sumsel telah menemukan unsur pidana dugaan penipuan keberangkatan calon jamaah umroh yang diduga dilakukan pihak Abu Tours. Unsur pidana tersebut ditemukan setelah penyidik melakukan pemeriksaan sejumlah saksi serta memeriksa berkas-berkas, yang talah disita dari Kantor Abu Tours Palembang.

“Jadi, kami telah menemukan unsur pidana dugaan penipuan yang diduga dilakukan Abu Tours hingga megakibatkan para calon jamaah belum diberangkatkan umroh. Unsur pindana ini kami temukan dari hasil pemeriksaan saksi-saksi dan sejumlah berkas yang sebelumnya telah kami sita. Meskipun demikian, untuk tersangkanya belum ditetapkan karena penyidik masih akan memeriksa saksi dan akan melakukan gelar perkara,” tutupnya. (ded)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Oknum Kades Geramat Tertangkap OTT Sat Reskrim Polres Lahat

Lahat, KoranSN Oknum Kepala Desa (Kades) Geramat Kecamatan Merapi Selatan Kabupaten Lahat berinisial ‘AK’ tertangkap ...

error: Content is protected !!