Home / Headline / Penyiram Cuka Para Sopir Angkot Tangga Buntung-Ampera Ditangkap

Penyiram Cuka Para Sopir Angkot Tangga Buntung-Ampera Ditangkap

Muhammad Arif saat digiring petugas kepolisian di Polsek Gandus. (Foto-foto/Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

Aparat kepolisian Sat Reskrim Polsek Gandus Palembang akhirnya berhasil menangkap tersangka Muhammad Arif (32), warga Jalan Kadir TKR Lorong Palang Merah Kelurahan 35 Ilir Kecamatan IB II Palembang, yang merupakan pelaku penyiraman cuka para terhadap sopir angkot jurusan Tangga Buntung-Ampera, Yuliansyah (31).

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, tersangka Muhammad Arif, Kamis (11/1/2018) harus merasakan dinginnya ubin penjara Mapolsek Gandus.

Dalam gelar tersangka dan barang bukti, tersangka Muhammad Arif mengaku, dirinya nekat menyiramkan cuka para ke tubuh korban karena tersinggung dan emosi kepada korban. Hal ini dikarenakan saat tersangka nyaris ditabrak oleh pengendara sepeda motor dari arah belakang, korban malahan menertawainya.

Muhammad Arif saat diperiksa penyidik Polsek Gandus Palembang.

“Saat itu saya dan korban baru saja mengembalikan mobil angkot yang biasanya kami bawa ke rumah bos. Kemudian kami pulang berjalan kaki, namun saat di perjalanan ada pengendara sepeda motor hendak menabrak saya. Melihat hal itu korban malahan tertawa bukan menolong saya untuk menangkap pengendara tersebut. Oleh karena itulah saya tersinggung hingga menyiram korban dengan cuka para yang saya bawa,” katanya.

Masih dikatakan tersangka, karena emosi dan juga pengaruh minuman keras (Miras) sehingga membuat dirinya khilaf dan nekat menyiramkan cuka para ke tubuh korban.

“Memang ketika itu saya dan korban sama-sama mabok Miras, jadi saat emosi saya tidak terkontrol lagi. Sebelum menyiramkan cuka para, kami lebih dulu menumpangi angkot milik teman untuk melanjutkan perjalanan pulang ke rumah. Disaat saya turun dari angkot, ketika itulah saya menyiram korban dengan cuka para,” jelasnya.

Diungkapkan tersangka, ia mendapatkan cuka para yang digunakannya untuk menyiram tubuh korban dari dalam angkot yang biasanya digunakannya untuk bekerja mencari penumpang.

“Beberapa waktu yang lalu saya menemukan botol kaca kecil berisi cuka para di dalam angkot. Mungkin cuka para itu milik salah satu penumpang yang tertinggal. Sejak saya menemukannya, saya selalu membawa cuka para tersebut kemana pun pergi,” tandasnya.

Kapolsek Gandus Palembang, AKP Aidil Fitriansyah didamping Kanit Reskrim, Ipda Herianto mengatakan, tersangka ditangkap setelah polisi menindaklanjuti laporan korban dengan penyelidikan hingga identitas tersangka diketahui dan dilakukan pengejaran.

Tersangka Muhammad Arif saat diamankan di Polsek Gandus Palembang.

“Dalam pengejaran ini, tersangka akhirnya berhasil kami tangkap di kawasan Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang. Kini tersangka telah kami amankan, atas perbuatannya tersangka kami jerat dengan Pasal Pasal 351 KUHP,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, Yuliansyah yang kesehariannya bekerja sebagai sopir angkot jurusan Tangga Buntung-Ampera disiram cuka parah oleh pelaku yang tak lain kernet angkot dengan jurusan yang sama. Akibatnya, Rabu (10/1) korban dirawat di RSMH Palembang lantaran menderita luka bakar di bagian wajah dan tubuh belakangnya.

Kapolsek Gandus, AKP Aidil Fitriansyah mengatakan, kejadian tersebut terjadi di Jalan Syakyakirti Kelurahan Karang Anyar Kecamatan Gandus Palembang, saat korban dan pelaku baru saja pulang dari kediaman pemilik angkot.

“Keduanya tidak ada dendam dan mereka saling kenal, sebab korban yang merupakan sopir angkot dan pelaku kernet angkot ini bekerja membawa dua mobil angkot, yang bos atau pemilik angkot-nya satu orang. Nah, kejadian pelaku menyiramkan cuka parah ini terjadi seusai korban dan pelaku sama-sama mengembalikan angkot ke rumah pemilik angkot tersebut,” kata Kapolsek (ded)

Publisher : Apriandi

Apriandi

Lihat Juga

Proses Hukum Abu Tours Dilimpahkan, Polda Sumsel Hanya Bersifat Membantu

Palembang, KoranSN Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara mengatakan, terkait proses hukum dugaan kasus penipuan ...

error: Content is protected !!