Home / Lacak / Perampok Sadis Bersenpi di Mura yang Tewaskan Korbannya Ditembak Mati Polisi

Perampok Sadis Bersenpi di Mura yang Tewaskan Korbannya Ditembak Mati Polisi

Ilustrasi. (foto-net)

Musirawas, KoranSN

Amin Rio Saputra (30), salah satu pelaku dari komplotan perampok sadis bersenjata api yang dalam aksinya menewaskan korbannya, akhirnya ditembak mati pihak kepolisian Sat Reskrim Polres Musi Rawas (Mura).

Tersangka yang tercatat sebagai warga Dusun Panglero Desa Semangus Lama, Kecamatan Muara Lakitan Mura ini, ditindak tegas karena melawan saat ditangkap dengan menembak anggota sebanyak tiga kali menggunakan senjata api rakitan (Senpira). Akibatnya, petugas menembak tersangka hingga satu peluru mengenai dada tersangka.

“Anggota melakukan penangkapan terhadap tersangka, Jumat (1/2/2019 ) pukul 00.30 WIB di rumah tersangka. Pada saat petugas keluar dari dalam mobil, tersangka langsung keluar dari rumah menembak ke arah petugas sebanyak tiga kali,” tegas Kabag Ops Polres Mura, Kompol Handoko Sanjaya.

Diungkapkanya, karena tembakan senjata api pelaku membahayakan anggota dan warga sekitar maka petugas di lapangan langsung melepaskan tembakan ke arah tersangka, hingga timah panas polisi menembus dada tersangka. Setelah berhasil dilumpuhkan, tersangka langsung dibawa ke Puskesmas BTS Ulu Cecar untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun tersangka meninggal dunia dalam perjalanan.

Baca Juga :   Lagi, Pencuri Spion Mobil Ditangkap

“Bersangkutan melakukan kasus perampokan disertai tewasnya korban pada tahun 2017. Lalu setahun kemudian atau 2018, yang bersangkutan juga melakukan kasus pencurian dengan kekerasan 365 KUHP,” jelasnya.

Dijelaskan Handoko, untuk kasus perampokan yang menewaskan korbannya dilakukan tersangka, Rabu 13 Desember 2017 lalu di Desa Harapan Makmur, SP IX HTI Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Mura.

Dimana saat itu tersangka Amin Rio Saputra dan rekan-rekannya; pelaku Arafik (narapidana), Junaidi alias Jun (DPO), Jon (DPO), Ahad (DPO) dan Suryadi (DPO) melakukan aksi perampokan di rumah korbannya Rudi Hartono (almarhum).

“Para pelaku ini mendatangi rumah korban dengan menggunakan dua unit sepeda motor. Sesampainya di TKP, para pelaku menembaki orang yang ada di TKP. Sehingga mengakibatkan korban Rudi Hartono dan Efendi mengalami luka tembak pada bagian pinggang belakang,” ujarnya.

Usai kejadian, para pelaku membawa kabur mobil pick-up milik korban Efendi. Akibat kejadian itu, korban Rudi Hartono meninggal dunia sedangkan korban Efendi mengalami luka tembak pada pinggang.

Baca Juga :   Hendra Tewas dengan Tubuh Penuh Luka Bacokan

Lanjut Handoko, sementara Rabu 19 Desember 2018 pukul 00.30 WIB tersangka Amin Rio Saputra yang ditembak mati ini, bersama pelaku lainnya yakni; Junaidi alias Jun (DPO), Restu, Dolpin, Bokir, Karlus, Ridon, Karni alias Ni dan dua pelaku lagi yang belum diketahui namanya, melakukan aksi pencurian dengan kekerasan di rumah korbannya Yanti di Dusun Panglero, Desa Semangus Lama, Kecamatan Muara Lakitan, Mura.

“Para tersangka mendatangi rumah korban kemudian pelaku Junaidi yang masih buron mengancam korban dengan mengacungkan Senpira di kepala korban, tepatnya di kening korban. Setelah itu, para pelaku mengambil sepeda motor milik korban, alat alat bangunan, satu unit TV dan satu buah kereta bayi,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakannya, kini salah satu tersangka yakni Amin Rio Saputra telah tewas dalam penangkapan yang dilakukan petugas.

“Sedangkan untuk kepemilikan senjata api rakitan dan amunisi yang diamankan dari tangan tersangka masih kita dalami. Dari mana kepemilikan tersebut,” tandas Handoko. (rif)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Oknum PNS di Musirawas Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pembakaran Lahan

Musirawas, KoranSN Seorang oknum pegawai negeri sipil (PNS) di Kabupaten Musirawas, Sirtani (54) ditetapkan sebagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.