Pihak Keluarga Cari Sofyan Driver Taksi Online yang Hilang Hingga ke Banyuasin

Sofian driver taksi online. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Sofyan (47), warga Jalan Sukawinatan Lorong Asoka Palembang, driver taksi online yang hilang hingga kini belum ditemukan keberadaannya. Untuk itulah pihak keluarga bersama teman-teman korban sesama driver taksi online terus mencari korban. Bahkan, Kamis (1/11/2018) pencarian dilakukan hingga ke Kabupaten Banyuasin.

Fitriani (32), istri korban Sofyan mengatakan, hingga saat ini suaminya tersebut belum ditemukan.

“Belum ketemu dek suami ayuk. Mohon doanya,” katanya saat dihubungi.

Kemudian Ftiriani memberikan handphonenya kepada teman suaminya, yakni Edo selaku Ketua Persatuan Driver Online Sumsel (PDOS).

Dikatakan Edo, pihaknya bersama keluarga Sofyan masih terus mencari korban. Bahkan pencarian dilakukan hingga ke kawasan Banyuasin.

“Kami mencari hingga ke Betung, Sumbawa sampai ke KM 17 Banyuasin. Ini kami lakukan, karena titik GPS terakhir Sofyan sebelum menghilang berada di Betung. Namun sampai kini korban belum ketemu dan kami masih mencari keberadaan Sofyan,” ungkapnya.

Diceritakan Edo, sebelum melakukan pencarian korban, pihaknya juga telah menghubungi pihak aplikator dari taksi online. Hal ini dilakukan untuk mengetahui akun yang mengorder kepada korban.

“Setelah kami cek ternyata akun tersebut milik seorang perempuan yakni ‘TY’. Adapun tujuan orderan tersebut yaitu minta diantarkan dari KM 5 ke kawasan bandara. Kami sudah menelphone ‘TY’ menanyakan terkait orderan tersebut. Dikatakan ‘TY’, jika saat kejadian dia yang baru mengikuti tes CPNS dan sedang makan di kawasan KM 5, tiba-tiba didekati tiga laki-laki yang tidak dikenalnya. Lalu salah satu dari ketiga laki-laki itu meminta tolong untuk dipesankan taksi online, sehingga ‘TY’ meminjamkan aplikasi taksi online di handphonenya. Bahkan saat kami tanya terkait hilangnya korban, ‘TY’ ini mengaku tidak tahu. Sebab usai korban datang menjemput, ketiga pria itu langsung naik mobil korban dan setelah itu ‘TY’ mengaku tidak tahu lagi,” jelasnya,

Menurut Edo, memang saat korban sedang mengantarkan ketiga laki-laki tersebut, Sofyan sempat menulis pesan di gourp whatsapp sesama driver taksi online.

Baca Juga :   Warga SU I Dibegal di Bambang Utoyo

“Kata korban tolong di pantau. Bukan hanya itu, sebelumnya Sofyan juga menuliskan pesan di gourp whatsapp jika dia akan meneraktir makan usai mengantarkan penumpang tersebut, adapun yang ditulis korban di gourp whatsapp saat itu yakni; ” Ayok nanti kita makan bareng”. Itulah tulisan Sofyan di gourp whatsapp sebelum korban menghilang,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakannya, sudah sekitar satu tahun atau sejak 2017 lalu Sofyan menjadi driver taksi online.

“Selama menjadi driver taksi online, Sofyan dikenal teman-teman sesama driver taksi online sangat ramah dan juga pendiam. Dengan hilangnya korban, kami mohon doanya agar cepat ditemukan sebab kami terus mecari keberadaan Sofyan,” tutupnya.

Diberitakan sebelumnya, atas hilangnya Sofyan, Selasa (30/10/2018) istri korban yakni Fitriani (32), didampingi keluarga melapor ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu Polda Sumsel. Laporan tersebut diterima pihak kepolisian dengan bukti laporan Nomor: LPB/862/X/2018/SPKT Polda Sumsel.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan, jika dirinya telah membentuk tim untuk mengungkap menghilangnya driver taksi online Sofyan, yang hilang saat mengantarkan penumpang dari KM 5 menuju kawasan Bandara.

“Kita serius mengungkap hilangnya korban, bahkan tim sudah saya bentuk untuk mengungkap hilangnya korban dan mengusut kasus ini hingga tuntas. Sedangkan untuk motif korban menghilang belum diketahui, sebab keberadaannya belum diketahui,” ungkapnya.

Masih dikatakan Kapolda, memang berdasarkan pemeriksaan saksi dari pihak keluarga korban dan juga teman-teman korban sesama driver taksi online, diketahui jika sebelum hilang, korban mendapat orderan dari akun seorang perempuan.

“Tujuan orderan itu, yakni minta diantarkan dari KM 5 ke kawasan bandara. Namun saat korban mengambil orderan taksi online tersebut, ternyata tiga orang laki-lain yang ada di lokasi penjemputan, sehingga ketiga orang tersebut naik ke mobil korban. Tak lama kemudian handphone korban tidak aktif dan korban beserta mobilnya menghilang,” jelas Kapolda.

Diungkapkan Kapolda, atas kejadian tersebut pihak keluarga korban telah membuat laporan ke Polda Sumsel dan kini kasusnya masih dalam proses penyelidikan.

Baca Juga :   Spesialis Pencuri Motor di Prabumulih Diterjang Timah Panas

Terpisah, Novan (37), adik korban Sofyan saat ditemui di kediaman orang tua korban di Jalan Pelita Nomor 484 Kelurahan Ario Kemuning Kecamatan Kemuning Palembang mengungkapkan, hingga kini korban belum juga pulang ke rumah, bahkan pihak keluarga dan teman-teman korban masih melakukan pencarian.

“Kalau rumah kakak (Sofian) berada di Jalan Sukawinatan Lorong Asoka Palembang. Namun semenjak satu tahun belakangan ini atau sejak kakak jadi driver taksi online, kakak bersama istri dan empat anaknya sering tidur di rumah ini, karena ini merupakan rumah orang tua kami,” ujarnya.

Masih dikatakannya, sebelum menghilang korban ke luar dari rumah sejak pagi hari untuk bekerja mencari penumpang sebagai driver taksi online.

“Saat mencari penumpang, awalnya kakak saya dapat orderan mengantar penumpang ke kawasan Jalan Sosial Kecamatan Sukarami Palembang. Usai mengantar penumpang tersebut, kemudian kakak makan di rumah makan di KM 5. Setelah makan siang inilah kakak dapat orderan dari akun perempuan yang minta diantarkan dari KM 5 menuju kasawan bandara. Namun saat orderan itu diambil dan kakak tiba di lokasi penjemputan, ternyata yang ada di lokasi merupakan tiga orang laki-laki, hingga mereka langsung naik ke dalam mobil,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, saat di perjalanan mengantar ketiga orang laki-laki inilah handphone korban langsung tidak aktif.

“Sempat ayuk (istri korban) nelphone HP kakak. Awalnya HP-nya aktif, dan saat itu kakak mengatakan kepada ayuk jika sedang mengantar tiga laki-laki ke kawasan bandara. Namun tak lama kemudian, HP kakak tidak aktif lagi,” tutupnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Polri Tetapkan Delapan Tersangka Kasus Kebakaran Kejaksaan Agung

Jakarta, KoranSN Tim penyidik gabungan Polri menetapkan delapan orang tersangka, dalam kasus kebakaran Gedung Utama …