Home / Politik dan Pemerintahan / Pilgub Sumsel 2018: Kak Wari Ajak Kandidat Lain Adu Program

Pilgub Sumsel 2018: Kak Wari Ajak Kandidat Lain Adu Program


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Mengajak Masyarakat untuk datang Ke TPS dan menggunakan hak pilih
Cagub Sumsel Aswari Rivai saat diwawancarai wartawan. (foto-SN/Ist)

Palembang, KoranSN

Calon Gubernur Sumsel Aswari Rivai mengajak kandidat lain yang maju pada pemilihan gubernur (Pilgub) Sumsel, 27 Juni mendatang, untuk tidak melakukan black campaign (kampanye hitam), dan mengedepankan program untuk menarik simpati masyarakat.

“Pilkada yang sejuk akan menghasilkan pemimpin yang baik, kita jual program-program yang baik dan masyarakat bisa lihat tujuan besar dari kandidat tersebut. Jadi, hindari black campaign, mudah-mudahan dengan tidak adanya black campaign suasana Sumsel akan kondusif,” ungkap Kak Wari, sapaan akrab Aswari Rivai usai ditetapkan sebagai pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Sumsel periode 2018-2023 bersama Irwansyah, oleh KPU Sumsel, Senin (12/2/2018).

Baca Juga :   Alex Noerdin 16 Tahun Jadi Inspektur Upacara HUT RI

Menurut mantan Bupati Lahat ini, kampanye hitam hanya akan berdampak negatif terhadap pelaksanaan pesta demokrasi, dan akan menghasilkan pemimpin yang tidak baik pula.

“Black campaign masih tetap ada, tapi saya pikir masyarakat juga tidak akan menanggapi itu. Meskipun ada mungkin hanya sebagian masyarakat yang terpengaruh, tapi intinya jangan melakukan black campaign, kita adu program saja,” ajak Kak Wari.

Dikatakannya, kedepan, kandidat kepala daerah harus berpikir bagaimana untuk memajukan Sumsel, dengan tidak melakukan kampanye hitam. “Yang penting kedepan, bagaimana Sumsel ini lebih baik, infrasturktur lebih bagus, masyarakatnya juga lebih makmur dan jumlah pengangguran dikurangi,” pungkasnya.

Baca Juga :   Peluang Kemenangan Dodi Tergantung Memilih Pasangan (PILGUB Sumsel 2018)

Sementara Cagub Sumsel lainnya, Dodi Reza Alex menyatakan komitmennya untuk tidak melakukan black campaign. Ia mengimbau, siapapun untuk tidak melakukan kampanye hitam atau menjelek-jelekkan kandidat lainnya.

“Black campaign, dijelek jelekan, kan harusnya tidak begitu, mana pernah kami nyerang, mana pernah kami menjelek-jelekan, jadi perlu kedewasan politik. Intinya, tidak boleh menjelek-jelekan, apalagi menjelek jelekan daerah orang lain, itu tidak boleh. Kita harus bersikap santun dalam politik,” pungkasnya. (awj)

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Anton Wijaya

Anton Wijaya

Lihat Juga

Ratusan Emak Emak Pendukung Capres 02 Sambangi KPU Palembang (FOTO)

Ratusan massa pendukung pasangan calon Presiden nomor urut 02 Prabowo-Sandi melakukan aksi damai di Kantor …