Pimpinan DPR Sesalkan Tak Ada Pemberitahuan Zaini Dipancung

Jumpa pers pemerintah RI soal TKI Zaini dipancung di Arab Saudi. (foto-net/detiknews.com)

Jakarta, KoranSN

Eksekusi mati TKI Muhammad Zaini Misrin Arsyad di Arab Saudi dilakukan tanpa pemberitahuan. Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan menyesalkan hal tersebut.

“DPR sangat menyesalkan, sebelumnya tidak ada pemberitahuan eksekusi hukuman pancung kepada keluarga Zaini. Tentunya keluarga kaget mendengar kabar duka ini. Peran diplomasi dari perwakilan kita di Arab Saudi belum terlihat dalam hal ini,” ujar Taufik di Jakarta, Senin (19/3/2018).

Taufik menambahkan, Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) untuk Arab Saudi harus lebih proaktif menangani hal ini. Pasalnya, dari keterangan anak Zaini, keluarga tidak mendapat informasi mengenai proses mediasi maupun proses hukum yang dijalani Zaini.

Bahkan, dari informasi yang beredar, selama menjalani proses hukum, Zaini tidak didampingi kuasa hukum, bahkan dari pemerintah. Selain itu, Zaini tidak mendapatkan penerjemah yang netral dan imparsial.

Baca Juga :   Menhub: Mulai 7 Mei Seluruh Moda Transportasi Dibuka Kembali

“Pemerintah harus melayangkan nota protes ke Arab Saudi atas kasus pemancungan tanpa pemberitahuan ini. Dan saya berharap, Komisi IX DPR selaku mitra kerja dari Kementerian Ketenagakerjaan dapat menindaklanjuti hal ini, bila diperlukan dengan membentuk panitia kerja,” tegas dia.

Sebelumnya, anak pertama Zaini, Saiful Toriq, mengaku tidak mendapat kabar dari pemerintah bahwa ayahnya akan dieksekusi pancung. Saiful mengaku mendapat kabar jelas setelah keluarga didatangi rombongan dari Kemlu, BNP2TKI, dan Badan Perlindungan WNI tadi pagi. Tentu kabar ini sangat mendadak.

“Jam 23.00 semalam adik saya baru cerita ke saya kalau Abah dieksekusi. Baru pagi tadi saya mendapat keterangan jelas dan resmi dari Badan Perlindungan WNI kalau pemerintah sudah berusaha maksimal dengan melakukan upaya diplomasi ke pemerintah Arab Saudi dengan berkirim surat hingga menempuh jalur hukum meminta peninjauan kembali (PK),” kata Saiful di rumah duka, Desa Kebun, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Senin (19/3/2018). (detikcom)

Baca Juga :   KPK Perpanjang Penahanan Keponakan Novanto
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pemprov Sulbar Didesak Segera Buat Peta Daerah Terdampak Gempa

Palu, KoranSN Wakil Ketua Komisi II DPRD Provinsi Sulawesi Barat (Sulbar) Muhammad Hatta Kainang mendesak …