Home / Gema Sriwijaya / Pjs Wako Prabumulih: Masih Ada ASN Belum Disiplin dan Masuk Kerja Tak Tepat Waktu

Pjs Wako Prabumulih: Masih Ada ASN Belum Disiplin dan Masuk Kerja Tak Tepat Waktu

Richard Cahyadi. (foto-ist)

Prabumulih, KoranSN

Pjs Walikota (Wako) Prabumulih, Richard Cahyadi terus melakukan berbagai pembenahan sistem kerja, terutama dalam meningkatkan kedisiplinan kerja Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Prabumulih.

“Upaya pembenahan sistem kerja Apartur Sipil Negara sudah kita sampaikan, kurang dua hari lagi saya sudah sebulan bergabung dan beradaptasi dengan jajaran Pemerintah kota prabumulih ini. Namun disayangkan, belum juga terlihat perubahan kinerja para pengawai kita,” ungkap Richard Cahyadi.

Menurutnya, kini ia sudah mengetahui tentang seluruh seluk-beluk khususnya soal birokrat di Kota Prabumulih.

“Namun apa yang diharapkan saya seperti dianggap angin lalu saja,” jelasnya.

Richard mengatakan, terkait hal tersebut, memasuki bulan kedua harus ada perubahan dramatis kinerja PNS/PHL.

“Apalagi, di sini saya menemukan ada pegawai yang tak masuk kerja sampai berbulan-bulan. Selain itu, banyak pengawai masuk kerja lewat jam 8. Padahal masuk kerja aturannya itu, yakni pukul 7.30,” terangnya

Dikatakannya, hal tersebut bisa terjadi tidak lain akibat kurangnya perhatian pimpinan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terhadap rekan-rekan kerjanya.

“Seharusnya sebagai pimpinan, ketika melihat hal seperti itu harus mengingatkan, bukan sebaliknya malah justru dibiarkan pembiaran-pembiaran alias tak ada teguran atau tindakan yang diambil kepada bawahannya, maka sikap disiplin itu terabaikan,” tegasnya.

“Ketika apa yang saya ingatkan hampir satu bulan tidak ada artinya, perintah saya selaku pimpinan dan pembina pegawai tak dihiraukan, terkait soal ini selaku pimpinan saya wajib mengambil langkah yang tegas,” tambanya.

Ia menegaskan agar setiap OPD/SKPD terhitung saat ini mulai dari kepala desa (Kades), lurah dan kecamatan harus menyesuaikan diri dengan aturan kerja yang ditetapkan pemerintah.

“Bagi mereka (pegawai, red) yang masih merasa tak mengindahkan perintah saya, tanpa terkecuali Sekda, inspektur harus mengambil tindakan tegas. Hal itu berlaku terhadap semua jajaran baik sebagai PNS/PHL dan tanpa terkecuali termasuk anak siapa pun itu tak perduli,” tukasnya.

Sementara Lurah Karang Jaya, Deni Trianza SH mengatakan, hingga sejauh ini dari sebanyak 15 PNS/PHL yang bekerja di kantor Kelurahan Karang Jaya masih tetap menjalankan tugas dan tanggungjawab berdasarkan peraturan pemerintah yang ada.

“Salah satunya, adalah masalah kedisiplinan, menyangkut masuk atau pun pulang kerja kantor,” ujarnya.

Lanjutnya, jika seandai pihaknya menemukan pegawai yang malas/bolos kerja. Sudah tentunya ia mengambil tindakan tegas berupa teguran maupun surat peringatan.

“Nah, kemudian persoalan ini kita sampaikan ke pimpinan yang lebih tinggi, buat ditindaklanjuti,” tukasnya. (and)

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Disdukcapil Tetap Buka Ketika Hari Pemilihan

PALI, KoranSN Bentuk dukungan terhadap Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang digelar secara serentak pada 27 ...

error: Content is protected !!