PN Kayuagung Eksekusi Rumah Wahidin

satu persatu barang milik keluarga Wahidin dikeluarkan dari rumah

Kayuagung, SN

Pengadilan Negeri (PN) Kayuagung mengeksekusi rumah yang dihuni keluarga Wahidin di Jalintim Desa Tugumulyo Kecamatan Lempuing Kabupaten OKI.     Eksekusi dilakukan setelah PN menetapkan rumah itu milik Doddy Primadona warga desa setempat yang memenangkan lelang di bank.

Puluhan polisi berjaga-jaga saat satu persatu barang milik keluarga Wahidin dikeluarkan dari dalam rumah, yang berada di samping Bank BNI tersebut setelah juru sita PN Kayuagung membacakan surat eksekusi.

Doddy Primadona kepada wartawan menerangkan, ia sudah berulang kali melakukan pendekatan dengan keluarga Wahidin melalui perangkat desa dan pribadi agar Wahidin dan keluarga meninggalkan rumah itu namun pendekatan itu tidak membuahkan hasil.

Baca Juga :   Polsek Megang Sakti Mura Ringkus Pelaku Curat

“Bahkan saya sudah menawarakan bantuan uang Rp 50 juta kepada keluarga Wahidin agar pindah sendiri dari rumah itu, tapi mereka tidak mau pindah. Jadi terpaksa PN Kayuagung mengeksekusinya,” ceritanya.

Eksekusi dilakukan berdasarkan surat penetapan eksekusi nomor 1/Pen.Eks.HT/2015/PN KAG. Proses eksekusi ini juga tertuang dalam Berita acara no.01/BA-Eks.HT/2015/PN KAG.

Mashuri SH selaku Juru Sita PN Kayuagung mengatakan, eksekusi sudah dilakukan sesuai dengan aturan.

Sedangkan Kepala PN Kayuagung Dominggus Silaban SH MH menambahkan, surat penetapan eksekusi tersebut dikeluarkan pada tanggal 4 Juni 2015 lalu. “Seminggu setelah penetapan ternyata keluarga Wahidin tidak mengosongkan, akhirnya dikosongkan secara paksa,” katanya.

Baca Juga :   Bawa Sabu, Gadis Cantik Asal PALI Digelandang Satres Narkoba Lahat

Menurut Dominggus, pihaknya telah menerima gugatan secara perdata yang diajukan oleh Wahidin, yang menggugat pihak bank yang melakukan penyitaan terhadap aset yang dijadikan jaminan pinjaman. (iso)

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Berkas Perkara Kasus Pemalsuan Surat Djoko Tjandra Dinyatakan Lengkap

Jakarta, KoranSN Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Pol Ferdy Sambo mengatakan, berkas perkara …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.