Home / Gema Sriwijaya / Empat Lawang / PNS Empat Lawang Dilarang Gunakan LPJ 3 Kg

PNS Empat Lawang Dilarang Gunakan LPJ 3 Kg

H. Syahril Hanafiah.
H. Syahril Hanafiah.

Empat Lawang, KoranSN

Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Empat Lawang dilarang menggunakan tabung Liquefet Petrolium Gas (LPG) kemasan 3 kilogram bersubsidi.

Instruksi ini berdasarkan surat edaran Bupati Empat Lawang, No:500/201/IV/2016 tentang pengalihan pemakaian gas LPG 3 kilogram bersubsidi, ke bright gas 5,5 kilogram. Sebab, pemakaian tabung gas LPG kemasan 3 kilogram bersubsidi, hanya diperuntukan bagi masyarakat miskin atau dengan penghasilan dan pengeluaran perbulan, tidak lebih dari Rp 1.500.000.

Didalam surat edaran ditandatangani Plt Bupati Empat Lawang, H Syahril Hanafiah itu juga dijelaskan, untuk penukaran tabung gas bisa dilakukan di agen LPG terdekat. Selain itu, seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) diminta untuk mensosialisasikan surat edaran bupati tersebut ke jajaran PNS.

“Edrannnya sudah ada, kami selaku agen LPG tentu akan mematuhi, yang jelas, memang tabung LPG 3 kilogram bersubsidi itu untuk warga miskin,” ungkap Saiful Zahri, pengusaha agen gas LPG di Tebing Tinggi, Selasa (25/10/2016).

Baca Juga :   Perangi Narkoba, BNN Sasar Pelajar

Ia tak menampik, hingga saat ini pemakaian tabung LPG 3 kilogram bersubsidi belum tepat sasaran. Masih banyak PNS, pengusaha dengan penghasilan lebih dari 1,5 juta perbulan memakai LPG 3 kilogram bersubsidi. Selaku agen, pihaknya akan mempersiapkan penukaran ke jenis bright gas 5,5 kilogram. Selain itu, akan berkoordinasi ke bagian ekonomi dan pembangunan (Ekobang)Pemkab Empat Lawang, mengenai tekhnis sosialisasi dan penerapan surat edaran bupati tersebut.

“Memang dalam edaran itu tak ada sanksinya, tapi tentu ada sanksi sosial di masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Tarmizi (56) warga Tebing Tinggi mengaku, kebijakan pemerintah terkait penggunaan tabung gas LPG 3 kilogram bersubsidi memang tepat. Namun, harus dilakukan pengawasan, agar para PNS dan orang-orang tergolong mampu benar-benar mematuhi surat edaran tersebut.

Baca Juga :   Iskandar: Kampung KB Pertama di Indonesia

“Kalau bisa, jangan hanya surat edaran, tapi betul-betul dilakukan penekanan. Masih banyak warga miskin memasak pakai kayu bakar dan kompor minyak tanah, karena tak kebagian gas LPG 3 kilogram subsidi,” imbuhnya.

Terpisah, para PNS di lingkungan Pemkab Empat Lawang, mengaku belum mengetahui surat edaran terkait aturan penggunaan tabung gas LPG 3 kilogram tersebut. Namun, sebagai abdi negara mereka siap mematuhi, dan akan mengganti tabung gas 3 Kg ke jenis bright gas 5,5 kilogram.

“Belum ada edarannya, tapi kami siap ganti,” ungkap salah seorang PNS di Sekretariat Pemkab Empat Lawang. (foy)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Pemprov Sumsel Segera Bangun GOR di PALI

PALI, KoranSN Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru menghadiri langsung Opening Ceremony Turnamen Sepakbola …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.