Pola Makan Terbaik Bagi Penyandang Grave Disease Autoimmune

Bahan pangan sehat. (foto-antaranews)

Jakarta, KoranSNBeberapa waktu lalu artis Jessica Iskandar melalui akun YouTube miliknya, mengungkapkan kalau dirinya mengidap grave imunity disease.

Penyakit ini terjadi akibat adanya kelainan sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan kadar hormon tiroid menjadi terlalu tinggi. Penyakit ini membuat sistem kekebalan tubuh justru menyerang tiroid, membuatnya menciptakan terlalu banyak hormon tiroid, lebih dari yang dibutuhkan tubuh.

Pola makan memiliki peran yang sangat penting dalam mengelola Grave Disease. Pola makan yang salah dapat memperburuk gejala penyakit ini.

Sensitivitas atau alergi makanan dapat berdampak negatif pada sistem kekebalan tubuh, menyebabkan penyakit ini memunculkan komplikasi. Oleh sebab itu penting bagi penyandang Grave Disease untuk mengenali jenis alergi yang dimilikinya.

Berikut ini adalah jenis makanan yang harus dihindari oleh penyandang Grave Disease, seperti dilansir dari laman

Healthline.

1. Gluten

Makanan yang mengandung gluten dapat membuat perawatan bagi penyandang Grave Disease menjadi lebih sulit. Penting untuk membaca label dalam produk makanan yang Anda konsumsi dan mencari bahan yang mengandung gluten.

Jenis-jenis bahan yang mengandung gluten adalah; gandum dan produk gandum, jelai, malt, triticale, ragi, segala jenis biji-bijian.

2. Iodin

Beberapa penelitian menemukan bahwa asupan yodium yang berlebihan dapat memicu hipertiroidisme pada orang dewasa, terutama yang sudah memiliki masalah pada kelenjar tiroid sebelumnya. Yodium adalah zat gizi mikro yang diperlukan untuk kesehatan, asalkan dikonsumsi tidak secara berlebihan.

Baca Juga :   Picu Kematian, Vape Tak Lebih Baik dari Rokok

Makanan yang diperkaya yodium diantaranya; garam, roti, produk susu dan turunannya, makanan laut terutama ikan putih, rumput laut, serta ganggang.

3. Protein hewani

Hindari sumber protein hewani. Salah satu studi menemukan bukti bahwa vegetarian memiliki tingkat hipertiroidisme yang lebih rendah daripada mereka yang menjalani pola makan non-vegetarian.

Makanan yang mengandung nutrisi tertentu dapat membantu mengurangi beberapa gejala yang terkait dengan penyakit Graves. Berikut ini adalah jenis makanan yang perlu dikonsumsi oleh penyandang Grave Disease.

1.Makanan kaya kalsium

Hipertiroid menyebabkan tubuh kesulitan untuk menyerap kalsium. Oleh sebab itu penderita hipertiroid cenderung mengalami kerapuhan tulang serta osteoporosis. Mengkonsumsi makanan tinggi kalsium dapat membantu, meskipun beberapa produk susu ternyata diperkaya dengan yodium dan mungkin dapat memperburuk kondisi Anda.

Karena Anda memerlukan beberapa yodium dalam diet Anda, penting untuk berbicara dengan dokter atau ahli gizi tentang produk susu mana yang dapat Anda konsumsi, dan yang harus dihindari.

Adapun jenis makanan kaya kalsium yang dapat Anda konsumsi adalah; brokoli, kacang almond, kubis, ikan sarden, serta okra.

Baca Juga :   Kondisi Darurat yang Bolehkan ke Dokter Gigi Saat Corona

2. Makanan tinggi vitamin D

Vitamin D membantu tubuh Anda menyerap kalsium dari makanan dengan lebih mudah. Sebagian besar vitamin D dibuat di kulit melalui penyerapan sinar matahari. Sementara untuk sumber makanannya meliputi; ikan sarden, minyak hati ikan kod, ikan salmon, tuna, dan jamur.

3. Makanan tinggi magnesium

Jika tubuh Anda tidak memiliki magnesium yang cukup, itu dapat memengaruhi kemampuannya untuk menyerap kalsium. Kekurangan magnesium juga dapat memperburuk gejala yang terkait dengan penyakit Graves. Makanan tinggi mineral ini meliputi; alpukat, coklat hitam, kacang almond, kacang brazil, kacang mete, polong-polongan, serta biji labu.

4. Makanan yang mengandung selenium

Kekurangan selenium dikaitkan dengan penyakit thyroid eye disease pada penyandang Graves Disease. Hal ini dapat menyebabkan bola mata menonjol dan penglihatan ganda. Selenium adalah antioksidan dan mineral yang dapat ditemukan di; jamur, beras merah, kacang brazil, biji bunga matahari, dan ikan sarden. (antara/ima)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pasien COVID-19 di Babel Sembuh Bertambah 87 Orang

Pangkalpinang, KoranSN Satgas Penanganan COVID-19 Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan pasien sembuh dari COVID-19 kembali …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.