Polda Himbau Stop Illegal Drilling di Muba

Kombes Pol Supriadi. (foto-dedy/koransn)

Palembang, KoranSN

Polda Sumsel menghimbau masyarakat di kawasan sumur-sumur tua penghasil minyak yang berada di Musi Banyuasin (Muba), untuk menyetop atau tidak kembali melakukan Ilegal drilling.

Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi saat ditemui di Mapolda Sumsel, Kamis (7/11/2019).

Diakuinya, memang masyarakat yang berada di sekitaran sumur penghasil minyak tersebut selama ini menjadikan penyulingan minyak untuk mencari penghasilan sehari-hari. Namun hal tersebut tentunya sangat berbahaya, karena penyuliangan minyak dilakukan secara tradisonal dan tidak seusai SOP (Standar Operasional Prosedur).

“Kegiatan penyulingan minyak secara liar yang dilakukan masyarakat sangat beresiko tinggi, baik kepada orang yang melakukan kegiatan penyulingan maupun masyarakat di sekitar. Sebab penyulingan minyak dari sumur tua tersebut sangat mudah terbakar dan melendak hingga berdampak kepada korban jiwa. Maka dari itu kami menghimbau dari sekarang stop kegiatan penyulingan minyak tersebut,” ungkapnya.

Baca Juga :   Parkir di Pinggir Jalan, 32 Mobil Polisi Dikempesi

Masih dikatakannya, dalam memberikan himbauan kepada masyarakat, Polda Sumsel bersama Polres Musi Banyuasin juga berkoordinasi dengan Pemda setempat.

“Jadi secara bersama-sama kita melakukan himbauan agar kedepannya masyarakat tidak lagi melakukan penyulingan minyak secara liar,” terangnya.

Selain melakukan himbauan, lanjut Kabid Humas, Polda Sumsel dan Pemda juga melakukan pengawasan di lokasi tepat yang dijadikan masyarakat melakukan aktivitas penyulingan minyak.

“Sejauh ini sudah ada sejumlah sumur minyak di lokasi tersebut yang telah ditutup. Dan kami bersama Pemda terus melakukan pengawasan serta pemantauan, apabila nantinya masih ada masyarakat yang melakukan penyulingan minyak secara liar maka akan diberikan teguran, peringatan dan penutupan tempat yang dibuka untuk lokasi penyulingan minyak tersebut,” paparnya.

Lebih jauh dikatakannya, dalam aktivitas penyulingan minyak secara liar yang dilakukan masyarakat ini, tindak pidana terjadi saat minyak yang disuling diangkut untuk dijualkan. Apabila hal tersebut terjadi, tentunya dilakukan penegakan hukum oleh pihak kepolisian.

Baca Juga :   Polda Sumsel Akan Panggil Kembali 'JA'

“Seperti yang telah dirilis oleh Bapak Kapolda belum lama ini. Dimana saat ini Polda Sumsel dan jajaran menangani 50 laporan kepolisian terkait kasus penyeludupan minyak illegal dari kawasan Muba. Dari jumlah laporan kepolisian tersebut, kini sudah ada 13 kasus yang berkas perkarannya lengkap atau P21, sedangkan 37 kasus lainnya masih tahap penyidikan,” tutupnya. (ded)

Iklan Polres Lahat

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pakar: Pelimpahan Kasus OTT di Kemendikbud ke Kepolisian Sudah Tepat

Jakarta, KoranSN Guru Besar Ilmu Hukum Universitas Padjadjaran, Romli Atmasasmita menyebut langkah Komisi Pemberantasan Korupsi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.