Polda Sumsel Belum Tetapkan Tersangka Dalam Dugaan Penipuan Abu Tours

Penyidik saat menggeledah Kantor Abu Tours Palembang beberapa waktu lalu. (foto-Dok/Subdit I Keamanan Negara Polda Sumsel)

Palembang, KoranSN

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Slamet Widodo, Minggu (18/3/2018) mengungkapkan, hingga saat ini penyidik belum menetapkan tersangka dalam dugaan kasus penipuan keberangkatan calon jamaah umroh Abu Tours.

Menurutnya, penetapan tersangka belum dilakukan lantaran penyidik Subdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel masih melakukan penyelidikan dan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Belum ada tersangka yang ditetapkan dan penyidik masih melakukan penyelidikan terkait dugaan kasus penipuan keberangkatan umroh Abu Tours ini,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakannya, terkait pihak Abu Tours telah memberangkatkan sejumlah calon jamaah umroh secara bertahap, tentunya hal tersebut tidak mempengaruhi proses penyelidikan yang kini masih dilakukan oleh penyidik.

“Jadi penyelidikan dugaan kasus ini masih terus dilakukan,” ungkapnya.

Sebelumnya Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro mengungkapkan, dalam proses penyelidikan dugaan kasus Abu Tours tersebut pihaknya dari Polda Sumsel saat ini telah memblokir rekening abu tours.

Baca Juga :   KPK Panggil Tiga Saksi Penyidikan Kasus Suap dan Gratifikasi Nurhadi

“Ada dua rekening Abu Tours yang telah kami blokir. Pemblokiran rekening dilakukan setelah kami berkoordinasi dengan pihak bank serta pihak kejaksaan. Kalau untuk jumlah nominal uang di dua rekening bank tersebut, belum dapat kami sampaikan. Sedangkan terkait Abu Tour memberangkatkan umroh sejumlah calon jamaah, itu merupakan urusan dia (Abu Tours). Kami dari kepolisian fokus kepada penyelidikan berdasarkan laporan dari masyarakat,” tegasnya.

Masih dikatakannya, berdasarkan pemeriksaan sejumlah saksi yang telah dilakukan diketahui jika Pimpinan Abu Tours Cabang Palembang, Ridwan saat ini sudah berhenti dari Abu Tour. Untuk itulah pihaknya akan melakukan upaya penjemputan paksa kepada Ridwan. Upaya ini dilakukan karena yang bersangkutan tidak mengindahkan surat panggilan penyidik Polda Sumsel.

“Ridwan ini sudah tidak lagi menjadi sebagai Pimpinan Abu Tours Cabang Palembang, karena dia sudah berhenti dan kini berada di Makasaar bersama isterinya. Kami sudah dua kali melayangkan surat pemanggilan, tapi Ridwan tak juga menghadiri panggilan penyidik. Dari itulah kami akan segera buatkan surat penjemputan paksa untuknya,” tegasnya.

Baca Juga :   36 Siswa Sekolah Olahraga Negeri Sriwijaya di Jakabaring Keracunan Rujak Mie

Diungkapkannya, sedangkan untuk pimpinan Abu Tours Pusat , Muhammad Hamzah Mamba yang bersangkutan juga sudah dua kali tidak menghadiri penggilan penyidik Polda Sumsel. Akan tetapi, ketidak hadiran pimpinan Abu Tours Pusat ini karena sedang menjalani pemeriksaan di sejumlah Polda dalam dugaan kasus yang sama yakni dugaan penipuan keberangkatan calon jamaah umroh.

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Konstruksi Perkara Komut PT AIP Tersangka Korupsi Pengadaan CSRT

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan konstruksi perkara penetapan Komisaris Utama PT Ametis Indogeo …