Home / Lacak / Polda Sumsel Bidik Tersangka Baru Kasus OTT Sekretaris PUBM Muratara

Polda Sumsel Bidik Tersangka Baru Kasus OTT Sekretaris PUBM Muratara


Kejaksaan Tinggi Provinsi Sumatera Selatan

Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin Mengajak Masyarakat untuk datang Ke TPS dan menggunakan hak pilih
Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, (foto-dok/ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Penyidik Tipikor Polda Sumsel kini membidik tersangka baru kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) Sekretaris Dinas PU Bina Marga (PUBM) Kabupaten Muratara, Andriansyah (45),yang telah menerima uang Rp 64 juta terkait proyek pembangunan pipa air minum tahun 2017 dengan nilai proyek Rp 1,5 miliar. Pasalnya, hingga saat ini penyidik masih terus mengusut dugaan kasus tersebut.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara menegaskan, dalam kasus OTT tersebut bisa saja tersangkanya nanti akan bertambah. Namun dalam menetapkan tersangka barunya, terlebih dahulu penyidik mesti mendapatkan barang bukti yang kuat.

Baca Juga :   Diduga Cabuli Anak Bawa Umur, Pria Beristeri Diseret Warga ke Polresta

“Kalau untuk tersangka barunya, bisa saja ada. Tergantung alat bukti yang didapati penyidik. Sebab, sampai kini penanganan kasus OTT Muratara ini masih terus diproses, termasuk mencari barang bukti dugaan keterlibatan pihak lainnya selain tersangka yang telah ditetapkan,” kata Kapolda, kemarin.

Diungkapkan Kapolda , dalam menetapkan tersangka baru tentunya Polda Sumsel tidak gegabah. Sebab, penyidik lebih dulu harus mendapatkan bukti fakta jika dalam perkara ini ada dugaan keterlibatan pihak lainnya.

“Misalkan, ada saksi yang memberikan kesaksian adanya keterlibatan orang lainnya. Kesaksian saksi ini tidak bisa untuk menetapkan tersangka baru, karena harus ada bukti lainnya seperti dokumen atau bukti petunjuk untuk menguatkannya. Hal ini dilakukan agar jangan sampai ada pihak terzolimin,” jelas Kapolda.

Baca Juga :   6 Anggota DPRD Sumsel Beri Kesaksian Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah

Menurut Kapolda, OTT di Muratara jelas berbeda dengan kasus OTT Dinas Pendidikan Sumsel. Karena dalam perkara OTT Muratara, tersangkanya jelas melakukan dugaan pemerasan dan pemaksaan untuk mendapatkan sejumlah uang.

“Nah, kalau OTT di Dinas Pendidikan Sumsel, dari semua saksi yang telah diperiksa semuanya mengaku sukarela memberikan uang. Jadi, OTT Muratara ini ada unsur pemerasan dan pemaksaannya,” ujar Kapolda.

Hotel Grand Inna Palembang

Wujudkan Milenial Cinta Tertib Lalu Lintas Berkeselamatan Menuju Indonesia Gemilang

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

2 Pembunuh Suaminya Divonis Mati, Istri Driver Taksi Online Sofyan Sujud Syukur

Palembang, KoranSN Fitriani (32), istri korban Sofyan (43), langsung sujud syukur di ruang sidang saat …