Polda Sumsel Terus Usut Dugaan Pidana Agen Abu Tours

Kantor Abu Tours Cabang Palembang yang telah dipasang garis police line oleh Polda Sumsel. (foto-dok/dedy/Koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kasubdit I Keamanan Negara Ditreskrimum Polda Sumsel, AKBP Suwandi Prihantoro, Rabu (14/3/2018) mengatakan, hingga saat ini penyidik Polda Sumsel masih terus mengusut dugaan pidana Agen Abu Tours yang sebelumnya telah dilaporan oleh calon jamaah umroh.

Diungkapkannya, apabila dalam penyelidikan nanti ditemukan bukti tindak pidana maka pihak agen dapat dikenakan pidana tentang penipuan dan penggelapan atau tindak pidana tentang ikut serta melakukan pidana.

“Untuk pihak agen Abu Tours yang dilaporkan ke Polda Sumsel dan kini masih kami selidiki dapat dikenakan Pasal 378 KUHP dan atau Pasal 372 KUHP tentang tindak pidana penipuan dan penggelapan, atau bisa juga dikenakan Pasal 55 KUHP tentang ikut serta melakukan pidana. Jadi kita lihat saja nanti hasil penyelidikannya,” ujarnya.

Masih dikatakannya, dalam proses penyelidikan tersebut pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi.

“Karena masih dalam penyelidikan maka belum ada pihak agen yang ditetapkan sebagai tersangka. Sedangkan untuk proses penyelidikan terhadap pihak Abu Tours, saat ini masih terus dilakukan walaupun Abu Tours telah memberangkatkan umroh sejumlah calon jamaah,” tandasnya.

Baca Juga :   Fatmi yang Dibunuh di Muara Enim Mahasiswi UIN Raden Fatah Palembang

Sementara perwakilan Abu Tours Pusat, Andi Akbar Asban mengungkapkan, agen merupakan mitra dari Abu Tours, bahkan di Kantor Abu Tours Cabang Palembang banyak terdapat agen yang sebelumnya telah membawa atau mendaftaran para calon jamaah.

“Untuk menjadi agen Abu Tours, lebih dulu mendaftar dan membayar biaya pendaftaran senilai Rp 2 juta. Setelah itu, barulah orang tersebut menjadi agen atau mitra dari Abu Tours. Adapun keuntungan dari agen yakni mendapatkan komisi sesuai promo Abu Tours, bisanya agen rata-rata menerima komisi sekitar Rp 500 ribu untuk satu calon jamaah yang didaftarkan ke Kantor Abu Tours Palembang ini,” ungkapnya.

Dijelaskannya, jika dirinya enggan berkomentar terkait adanya pihak agen yang telah dilaporkan calon jamaah umroh ke Polda Sumsel. Selain itu, dirinya juga tidak mau menanggapi informasi jika rekening bank Abu Tours saat ini telah dibekukan oleh penyidik Polda Sumsel.

Baca Juga :   Polres Banyuasin Musnahkan Narkoba Senilai Rp 3,1 Miliar

“Saya ini hanya staf biasa yang ditunjuk Abu Tours pusat untuk memberangkatkan para calon jamaah dari Kantor Cabang Palembang ini. Tentunya, saya menghormati proses penyelidikan yang kini berjalan namun kami tetap berupaya untuk memberangkatkan umroh semua calon jamaah. Bahkan saat ini sudah ada sekitar 100 lebih calon jamaah yang telah diberangkatkan, bahkan dalam waktu dekat 145 calon jamaah akan kembali kami berangkatkan. Jadi di bulan Maret 2018 ini, kami upayakan 400 calon jamaah berangkat umroh,” terangnya.

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Turut Sita Empat Mobil dan Tanah Kasus Korupsi Pengadaan CSRT

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) turut menyita empat unit mobil serta tanah dan bangunan …