Polisi Gagalkan Penyelundupan Ribuan Miras Oplosan Asal Lampung

MIRAS OPLOSAN- Aparat kepolisian Polda Sumsel saat memperlihatkan miras oplosan yang berhasil diamankan. (foto-dedy/koransn.com)
MIRAS OPLOSAN – Aparat kepolisian Polda Sumsel saat memperlihatkan miras oplosan yang berhasil diamankan. (foto-dedy/koransn.com)

 

Palembang, KoranSN

Subdit Indaksi (Industri, Perdagangan dan Investasi) Ditreskrimsus Polda Sumsel, Kamis (27/10/2016) menggagalkan penyelundupan 10.104 botol minuman keras (miras) oplosan jenis vodka dan wiski asal Lampung.

Ribuan miras tersebut diamankan saat miras yang diangkut oleh satu unit mobil boks sedang bongkar muat di salah satu toko yang berada di Jalan Selamet Riyadi, Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan IT  II, Palembang.

Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumsel, AKBP Zulkarnain didampingi Kasubdit Indaksi, AKBP Feri Harahap mengatakan, terungkapnya penyelundupan miras oplosan tersebut setelah pihaknya melakukan penyelidikan. Hingga disaat mobil yang mengangkut miras tersebut tiba di toko dan melakukan bongkar muat, polisi langsung melakukan penyergapan.

Baca Juga :   Pesta Sabu di Kuburan, Dua Remaja Diamankan

“Ada dua jenis miras yakni; jenis vodka dan wiski yang jumlah seluruhnya 10.104 botol, semuanya asal Lampung. Miras tersebut oplosan karena tidak memiliki izin dan ditutup kemasannya juga tidak ada lebel bea cukai. Selain itu, kita menduga miras tersebut menggunakan bahan alkohol jenis metanol yang sangat berbahaya jika dikonsumsi,” ujarnya.

Masih dikatakan Zulkarnain, dari penyergapan penyelundupan ribuan miras, pihaknya juga mengamankan sopir yang juga pemilik dari ribuan miras tersebut serta seorang pemilik toko yang memesan miras.

“Untuk sopir yang juga pemilik ribuan miras tersebut yakni, Heri warga Lampung. Sedangkan untuk pemilik toko pemesan yang berada di Jalan Selamet Riyadi Kecamatan IT II Palembang, bernama Daniel. Kini keduanya telah diamankan di Polda Sumsel dan sedang dilakukan pemeriksaan lebihlanjut. Dalam kasus ini Heri dan Daniel, kedunya terancam dijerat dengan Undang-Undang Pangan dan Undang-Undang Bea Cukai,” tegasnya. (ded)

Baca Juga :   Kedapatan Bawa Senpira Warga Gunung Raja Dibekuk
Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Joko Tjandra Akan Jalani Sidang Perdana 2 November 2020

Jakarta, KoranSN Terpidana kasus cessie Bank Bali Joko Soegiarto Tjandra akan segera menjalani sidang perdana …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.