Polisi Pastikan Dua Sejoli Tewas di Kafe Tenggak Miras Dicampur Putas

Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP Alex Ardrian. (foto-ist)

Lubuklinggau, KoranSN

Sat Reskrim Polres Lubuklinggau, Kamis (16/1/2020) memastikan pasangan dua sejoli yakni, Hani Safira (22) dan Dedi Ariyesta (40) yang ditemukan tewas di kamar salah satu kafe di Jalan Soekarno Hatta Lubuklinggau Utara I karena menenggak Miras dicampur putas.

Kapolres Lubuklinggau, AKBP Dwi Hartono melalui Kasat Reskrim, AKP Alex Andrian mengatakan, kedua korban meninggal dunia karena zat kimia jenis putas (potasium) yang dicampur dengan minuman keras, dimana Putas biasa digunakan untuk meracun ikan.

“Masih indikasi tahap awal, jika kedua korban yakni Dedi dan Hani tewas karena mengoplos zat kimia dengan Miras sehingga menyebabkan mereka berdua meninggal dunia,” ujarnya.

Alex menuturkan, jika semua saksi telah dilakukan pemeriksaan, berdasarkan keterangan para saksi sebelum kejadian Dedi datang menemui Hani, lalu sekira pukul 17.00 WIB Dedi pergi.

Baca Juga :   Kawanan Pencuri Besi di Mura Diciduk

“Sekira pukul 19.00 WIB Dedi datang lagi, mereka sempat karaoke -karaoke dan nyanyi-nyanyi, mereka juga sempat minum-minum kemudian sekira pukul 24.00 WIB mereka masuk kamar,” ungkapnya.

Kemudian, sekira pukul 05.30 WIB, empat teman korban mendengar suara orang ngorok seperti orang mendengkur sangat keras.

“Lalu mereka mendekati kamar dan berusaha membukanya, mereka sempat mengintip dari atas kemudian mereka berusaha membuka paksa, dengan cara merobek triplek karena terkunci dari dalam,” paparnya.

Saat pintu terbuka, mereka menemukan dimulut keduanya masih ada buih-buih, lalu di dalam ada dua cangkir berisi minuman keras yang dioplos, dan ada dua botol minuman keras yang tinggal sedikit lagi.

“Lalu ada makanan ciki-cikian, keduanya sempat minum air mineral karena ada dua botol air mineral yang sudah dibuka, satu masih dipegang oleh Dedi,” terangnya.

Baca Juga :   Tahanan Kabur Polresta Ditangkap Saat Jaga Parkir di Bogor

Alex menuturkan, sebelum pristiwa naas itu terjadi berdasarkan keterangan saksi-saksi yang dimintai keterangan jika para saksi sudah menaruh curiga dengan prilaku Hani beberapa hari terakhir.

“Teman-temannya itu merasa agak aneh, karena selalu mengatakan kepada teman-temannya, saya tetakhir di sini dan ingin pulang. Memang ada ucapan-ucapan seperti itu,” terangnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Jalan Soekarno Hatta Kelurahan Belalau I Kecamatan Lubuklinggau Utara I, Rabu (15/1/2020) mendadak heboh setelah menemukan kedua korban tewas mengenaskan dengan kondisi bersebelah di dalam kamar salah satu kafe. (rif)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

KPK Eksekusi Saeful Bahri ke Lapas Sukamiskin Bandung

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah mengeksekusi Kader PDI Perjuangan (PDIP), Saeful Bahri ke …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.