Polisi Ungkap Peredaran 3 Kg Sabu dari Jakarta

Tersangka Fernades (duduk) ketika dihadirkan dalam gelar kasus dan barang bukti di Polresta Palembang. (foto-ferdinand/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Setelah beberapa hari sebelumnya berhasil menggagalkan penyelundupan 1,5 Kilogram (Kg) sabu dan ribuan ekstasi senilai 1 miliar lebih. Kali ini aparat Sat Res Narkoba Polresta Palembang kembali menggagalkan peredaran 3 Kg sabu senilai Rp 3,6 miliar dari Jakarta yang rencananya akan diedarkan di Kota Palembang.

Kasus ini terungkap setelah polisi menangkap tersangka Fernades alias Andes (39), warga Jalan Masjid Kelurahan Sukamaju Kecamatan Sako Palembang, Rabu petang (3/1/2018) sekitar pukul 17.00 WIB.

Tersangka yang sudah lama menjadi Target Operasi (TO) ini dibekuk di kediamannya. Dari penggeledahan yang dilakukan, polisi mendapatkan barang bukti 3 Kg sabu di dalam koper warna hitam di kamar tersangka.

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono HB didampingi Waka Polresta, AKBP Prasetyo dan Kasat Reserse Narkoba, Kompol A Akbar, Kamis (4/1/2018) saat gelar ungkap kasus dan barang bukti di Mapolresta Palembang menjelaskan, tersangka terpaksa dilumpuhkan dengan timah panas di kakinya lantaran mencoba melawan saat upaya penangkapan dilakukan petugas.

“Saat penyergapan di kediaman tersangka, petugas kita menemukan narkoba dalam jumlah besar tersebut tersimpan rapi di dalam koper warna hitam yang disembunyikan tersangka di dalam kamarnya. Diduga sabu yang sudah rapi dipaketkan itu rencananya akan diedarkan tersangka. Tersangka kita beri tindakan tegas terukur di bagian betis kiri dan kanannya lantaran mencoba melawan saat hendak ditangkap,” jelas Kapolresta.

Baca Juga :   Masalah Bagi Hasil Lahan Parkir di Jakabaring, Jukir Tewas Usai Disiram Cuka Para & Ditikam

Masih kata Kapolresta, penangkapan tersangka Fernades alias Andes merupakan pengembangan petugas atas penangkapan tersangka sebelumnya pada September tahun 2017 lalu. Bahkan dari penyelidikan awal, diketahui jika sabu-sabu itu diperoleh dari jaringan pengedar Jakarta. Untuk itu Polresta Palembang akan terus mengembangkannya guna memutus mata rantai peredaran narkoba di Palembang.

“Sejauh ini dugaan sementara barang haram itu didatangkan dari Jakarta, namun belum diketahui pasti siapa yang melakukan pengiriman barang tersebut kepada tersangka, tapi jika dinilai dengan uang sabu itu mencapai Rp3,6 miliar. Barang bukti yang kita amankan berupa HP, timbangan digital besar, 3 Kg sabu, dan sebuah tas koper yang digunakan tersangka untuk menyimpan barang haram tersebut,” katanya.

Sementara Waka Polresta AKBP Prasetyo menjelaskan, atas perbuatannya tersangka terancam Pasal 112 ayat (2) dan Pasal 114 ayat (2) tentang penyalahgunaan narkoba dengan ancaman hukuman seumur hidup atau hukuman mati.

Baca Juga :   Kawanan Rampok Beraksi Pagi Hari, Gasak Dua Suku Emas

Sedangkan tersangka Andes saat dihadirkan dalam gelar ungkap kasus yang dilakukan petugas hanya bisa tertunduk lesu menahan rasa sakit akibat timah panas yang bersarang di kedua kakinya.

“Saya baru satu kali ini menjadi bandar narkoba. Barang itu sebenarnya titipan orang, bukan punya saya,” tutupnya.

Sebelumnya, penyelundupan Narkoba jenis sabu seberat 1,5 Kg dan ribuan butir ekstasi senilai Rp 1 miliar lebih, Kamis malam lalu (28/12/2017) berhasil digagalkan jajaran Sat Reserse Narkoba Polresta Palembang. Sabu dan ekstasi ini, rencananya akan diedarkan di Kota Palembang.

Narkoba tersebut diamankan petugas saat penggerebekan terhadap seorang kurir sindikat jaringan peredaran gelap narkoba bernama Riki (31), warga Kecamatan Alang-Alang Lebar di kawasan Sukarami Palembang, tepatnya di seputaran eks lokalisasi Teratai Putih atau yang akrab dikenal Kampung Baru. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Karam di Sungai Musi, Nakhoda Kapal Tewas

Palembang, KoranSN Kapal tugboat merek Atlas yang menarik tongkang merek Brawijaya bermuatan kosong tenggelam di …