Polres Muara Enim Sita 566 Pucuk Senpira

Polres Muara Enim gelar barang bukti senjata api rakitan (senpira). (foto-yudi/koransn.com)
SENPIRA – Polres Muara Enim gelar barang bukti senjata api rakitan (senpira). (foto-yudi/koransn.com)

Muara Enim, KoranSN

Polres Muara Enim menyita senjata api rakitan (Senpira) laras pendek dan laras panjang sebanyak 566 pucuk Senpira. Ratusan Senpira ini diamankan dari serahan warga dan ungkap kasus kejahatan.

Adapun rinciannya; 456 Senpira laras panjang dan pendek diamankan selama bulan Januari hingga Juni 2016, lalu bulan Agustus hingga Oktober 2016 diamankan sebanyak 100 pucuk Senpira.

Selain itu, 10 pucuk Senpira berhasil diamankan dari ungkap kasus dengan tiga tersangka yakni; Agus Herpindo (23), warga Desa Gunung Raja, Kecamatan Lubai Ulu, dan Dedi (43), warga Kecamatan Rambang Dangku, Agusnan (44), warga Langsatan, Kecamatan Rambang Dangku.

Hal ini terungkap dalam gelar perkara dan barang bukti Senpira, Rabu (12/10/2016) di Mapolres Muara Enim yang dipimpin langsung Kapolres Muara Enim AKBP Hendra Gunawan bersama jajaran Perwira baik di lingkungan Polres Muara Enim maupun para Kapolsek.

Baca Juga :   Ahmad Yani-Juarsah Ajak Semua Elemen Masyarakat Membangun Muara Enim

Kapolres Muara Enim, AKBP Hendra Gunawan didampingi Kabag Ops, Kompol Zulkarnain SIK mengatakan, Senpira yang disita selain hasil dari serahan warga ada juga dari ungkap kasus.

Sepira yang berhasil disita ini, kata Kapolres, nantinya akan dimusnahkan secara kolektif di Polda Sumsel pada saat kunjungan kerja Kapolri ke Sumsel.

“Kita sudah himbau kepada masyarakat, bagi yang masih menyimpan Senpira agar menyerahkannya ke pihak kepolisian. Sebab, Senpira ini jika disalahgunakan untuk kejahatan akan sangat berbahaya,” ujar Kapolres.

Dilanjutkannya, ratusan Senpira yang sudah diamankan petugas merupakan bentuk kesadaran dari masyarakat bahwa tindakan yang mereka lakukan penyimpan Senpira melanggar UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951.

Baca Juga :   Siswi SDN 18 Sulap Koran Bekas jadi Gaun

“Dari pengakuan warga, Senpira hasil serahan ini kebanyakan digunakan untuk melindungi kebunnya dari serangan hama. Jadi, saya ingatkan kembali kepada masyarakat, bagi yang masih ada menyimpan Senpira supaya segera menyerahkannya kepada pihak kepolisian, baik ke polres langsung maupun polsek-polsek. Sebab, menyalahgunakan Senpira ancaman hukumannya 15 tahun penjara,” tegas Kapolres. (yud)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

OPS zebra Musi 2020 Dimulai

Muara Enim, KoranSN Kapolres Muara Enim AKBP Donni Eka Syaputra S.H., S.I.K., M.M. memimpin Apel …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.