Home / Gema Sriwijaya / Polres Pagaralam Kembali Tangkap Bandar Narkoba

Polres Pagaralam Kembali Tangkap Bandar Narkoba

ilustrasi-sabu-sabu.
ilustrasi-sabu-sabu. FOTO/NET

Pagaralam, KoranSN

Kembali Polres Pagaralam Tangkap Bandar Narkoba, berkat penyamaran yang mulus dengan mengutus seseorang sebagai pembeli, jajaran Satres Norkoba Polres Kota Pagaralam dalam satu gerakan (oprasi) berhasil menangkap empat tersangka narkoba jenis sabu.

Para tersangka yaitu; Endy Susanto alias Endyk (bandar) Warga Jalan Lettu Hamid RT 07 RW 03 Kelurahan Besemah Serasan Kecamatan Pagaralam Selatan, Resta Ledi Alias levi (kurir) Warga Kelurahn Tebat Giri Indah Pagaralam Selatan kemudian, Desi Christian alias amoy binti Jauhari dan Irmansyah alias Usrok yang keduanya adalah pembeli dam tercatat sebagai warga Gang Jelita Kelurahan Besemah Serasan Kecamatan Pagaralam Selatan.

Baca Juga :   Selain Diminta Cerai, Hutang Rp 8,9 Miliar Motif Frans Tembak Kepala Istri dan Dua Anaknya

Keempatnya ditangkap di ruamah Endik yang diduga merupakan bandar narkoba sekaligus pemakai, Kamis (7/4/2016) pukul 02.00 WIB di jalan Gunung ketika keempatnya sedang pesta narkoba.

Alhasil dalam penangkapan tersebut Satnarkoba berhasil mengamankan barang bukti: dua kantong kecil (dua paket) narkoba jenis sabu beserta alat isap jenis bong

Kapolres Kota Pagaralam AKBP Hendra Gunawan SIk melalui Kasat Narkoba AKP Musrhal Mahdi mengtakan,tertangkapnya ke empat tersangka ini melalui proses penyamaran yakni dengan mengutus seseoarang yang berpura-pura ingin mebeli.

“Kita kirim utusan untuk berpura-pura sebagai pembeli,dan setelah dikembangkan didapati keempatnya sedang pesta narkoba,”terang Mursal

Baca Juga :   Warga Kurang Mampu di Muba Didaftarkan BPJS Kesehatan

Mursal mengatakan, salah satu diantara mereka yakni Endyk yang diduga sebagai bandar merupakan Target Operasi (TO) Satnarkoba sejak beberpa bulan terakhir.

Mursal menjelaskan, meskipun dia (Endyk) bukan merupakan bandar besar. Namun dia adalah orang yang diduga memiliki jaringan untuk mendatangkan barang-barang haram dan tersebut.”Dan untuk mengetahui darimana barang tersebut ia dapatkan,saat ini masih kita kembangkan,” ujarnya

Ditegaskan Murshal, mereka terancam dikenai hukuman maksimal 6 tahun sesuai dengan undang-undang Narkotika Nomor 35 tahun 2009. “Karena pengedar, pemakai maupun pembeli dikenai pasal tersebut,” ungkap dia. (asn)

Publisher : Fitriyanti

Avatar

Lihat Juga

Warga Rantau Bayur Banyuasin Tewas dengan Luka Bacok dan Tembakan

Banyuasin, KoranSN Bani (45), warga Desa Rantau Bayur Kecamatan Rantau Bayur Kabupaten Banyuasin ditemukan tewas …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.