Ponpes Mambaul Hisan dan Warga Deklarasi Wujudkan Situasi Aman & Damai

Pengurus Ponpes Mambaul Hisan dan warga deklarasi wujudkan situasi aman dan damai. (foto-sumantri)

Palembang, KoranSN

Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini sedang berlangsung. Sementara untuk putusan sengketa Pilpres rencananya akan dibacakan pada 28 Juni usai MK menggelar rapat permusyawaratan hakim pada 25-27 Juni 2019.

Diketahui terkait Pilpres 2019 ini, pada tanggal 21 dan 22 Mei 2019 lalu terjadi demonstrasi dan kerusuhan di Jakarta yang berkaitan dengan penolakan hasil penghitungan suara pemilihan Presiden Indonesia 2019, tentunya kejadian ini merupakan salah satu peristiwa memilukan yang mencoreng demokrasi di Indonesia.

Bentrokan antara massa dengan aparat dan kerusuhan yang terjadi di beberapa tempat di Jakarta tersebut, dapat mempengaruhi stabilitas suhu politik dan keamanan pada sidang keputusan Mahkamah Konstitusi pada sengketa Pilpres 2019.

Baca Juga :   Budiarto Marsul Tawarkan Palembang Ilir Raya dan Palembang Ulu Jaya

Dari itulah peran pondok pesantren sangat dibutuhkan, selain untuk memonitor dan mengawasi permasalahan di bidang-bidang agama, pendidikan, sosial budaya dan politik, dapat juga digunakan sebagai sarana untuk menyuarakan pesan-pesan kepada masyarakat untuk mewujudkan situasi yang aman dan kondusif menjelang sidang keputusan Mahkamah Konstitusi 2019.

Dari itulah, Rabu (19/6/2019) Pondok Pesantren Mambaul Hisan yang merupakan salah satu pondok pesantren yang terbesar di wilayah Kabupaten Muba, yang lokasinya di Jalan Palembang Jambi Km 125 Desa Sri Gunung Kecamatan Sungai Lilin Kabupaten Muba, melakukan kegiatan deklarasi mewujudkan situasi yang aman dan damai dengan dihadiri masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pengurus Pondok Pesantren Mambaul Hisan.

Kegiatan ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Mambaul Hisan dengan tema “Peran serta Ponpes Mambaul Hisan dan segenap masyarakat untuk menolak ajakan pengerahan massa dan provokasi pada sidang gugatan Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi dan mendukung sepenuhnya Presiden terpilih hasil sidang Mahkamah Konstitusi dalam rangka mewujudkan situasi yang aman dan damai”.

Baca Juga :   DPRD Sumsel Setujui Lima Raperda Usulan Pemprov Sumsel

Dalam kegiatan tersebut juga dihadiri para santri Pondok Pesantren Mambaul Hisan yang berjumlah kurang lebih 100 orang. Selain itu, rangkaian kegiatan juga di isi dengan tanya jawab dan usul saran dari masyarakat Desa Sri Gunung dan para santri Ponpes.

Berdasarkan pantauan acara berlangsung lancar sampai dengan selesai. Acara diakhiri dengan acara deklarasi masyarakat dan santri Ponpes untuk Sumsel yang aman dan damai. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Feby Deru Pamerkan Koleksi Kriya Sriwijaya Kepada TP PKK se-Sumsel

Palembang, KoranSN Rapat konsuktasi (Rakon) PKK se-Sumsel yang berlangsung di Griya Agung, Jumat pagi (23/10/2020) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.