Positif Corona di Sumsel Bertambah 4, Covid-19 Menjadi 16 Kasus

Tampak Ruang Isolasi di RSMH Palembang. (Foto-Ferdinand/Dokumentasi)

Palembang, KoranSN

Kasus Positif Covid-19 di Sumsel, Minggu (5/4/2020) bertambah empat kasus. Adapun keempat pasien yang dinyatakan postif tersebut, yakni satu warga Lubuklinggau, satu warga Palembang dan dua warga OKU.

Demikian dikatakanJubir Satgas Pencegahan dan Penanganan Corona Virus Disease-19 (Covid-19) Sumsel, Yusri yang juga Kepala Seksi Surveilans dan Imunisasi Dinas Kesehatan Sumsel.

Diungkapkan Yusri, meskipun di Sumsel sudah terdapat satu pasien sudah sembuh, yakni pasien kasus 12 positif Covid-19 perempuan 52 tahun asal Palembang yang pada Sabtu kemarin (4/4/2020) dinyatakan sembuh lantaran hasil pemeriksaan swab di laboratorium negatif Covid-19. Namun untuk kasus positifnya masih tetap terdata. Oleh karena itu, dengan adanya penambahan empat kasus baru maka jumlah kasus positif Covid-19 di Sumsel menjadi 16 kasus.

“Jadi data terbaru ada penambahan empat kasus positif Covid-19. Para pasien tersebut, terdiri dari; pasien kasus 13 laki-laki 28 tahun warga Lubuk Linggau yang memiliki perjalanan dari Jakarta dan sebelumnya ODP.

Kemudian kasus 14, laki-laki 40 tahun asal Palembang kasus import karena miliki riwayat perjalanan dari daerah terjangkit. Lalu kasus 15, pasien perempuan 54 tahun asal OKU yang memiliki riwayat perjalanan dari Bogor serta Jakarta. Untuk pasien kasus 15 ini, merupakan istri pasien kasus 03 Positif Covid-19 yakni pria asal OKU 62 tahun yang diisolasi di rumah sakit. Lalu satunya lagi, yakni kasus 16 pasien perempuan 61 tahun warga OKU,” jelasnya.

Baca Juga :   Hermalina Menangis Haru Dapat Rumah dari Herman Deru

Menurutnya, dikarenakan OKU terdapat dua kasus positif Covid-19 yang baru maka saat ini pihaknya masih melakukan kajian apakah di OKU terjadi penularan secara tranmisi lokal.

“Kalau sejauh ini untuk pasien kasus 15 sudah jelas, jika sebelumnya yang bersangkutan bersama suaminya yakni pasien kasus 03 sama-sama berangkat ke Bogor dan Jakarta hingga terular kasus import. Nah, untuk pasien kasus 16 di OKU yang masih kami kaji. Sebab sementara ini si pasien tersebut tidak pernah ke daerah terjangkit. Jadi masih dikaji apakah ada peneluaran transmisi lokal atau tidak di OKU, apabila hasil kajian nanti ternyata ada tranmisi lokal barulah OKU dijadikan zona merah seperti Kota Prabumulih,” terangnya.

Lebih jauh diungkapkannya, sedangkan untuk data orang dalam pemantauan (ODP) di Sumsel hingga kini tercatat 1.643 orang. Namun dari jumlah tersebut, 574 orang telah selesai dipantau karena kondisi mereka sehat. Sehingga jumlah ODP di Sumsel yang dipantau saat ini berjumlah 1.069 orang.

Baca Juga :   HD Minta Presiden Jokowi Lanjutkan Proyek Strategis Nasional di Sumsel

“Sementara untuk jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Sumsel terdapat 44 orang. Dari jumlah tersebut 28 orang negatif Covid-19 dan telah pulang dari rumah sakit, sehingga untuk PDP di Sumsel saat ini berjumlah 16 pasien yang semuanya masih dirawat di rumah sakit,” paparnya.

Dilanjutkan Yusri, pihaknya tetap terus menghimbau masyarakat untuk jangan stres dan panik serta menjaga imunitas dengan memakan makanan sayur dan buah.

“Kemudian cukup istirahat dan olahraga. Karena virus Corona ini belum ada obatnya, makanya sekali lagi saya sampaikan agar masyarakat tidak stres dan panik. Sebab stres dan panik dapat menurunkan daya tahan tubuh hingga imunitas menjadi rendah. Dari itulah untuk menangkal virus Covid-19 ini, daya tahan tubuh dan imunitas kita harus tinggi,” tandasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Pulau Kemaro Dibangun Tanggul

Palembang, KoranSN Alat berat dan puluhan Pegawai Harian Lepas (PHL) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.