Positif Covid-19 di Sumsel Menjadi 143 Kasus

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel, dr Zen Ahmad dan Yusri saat memberikan keterangan pers. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Sumsel, dr Zen Ahmad, Selasa (28/4/2020) mengatakan, jika saat ini terdapat penambahan 13 kasus positif Covid-19. Dengan demikian jumlah kasus di Sumsel yang tadinya berjumlah 130 kini menjadi 143 kasus.

Menurutnya, adapun 13 kasus positif yang baru terdiri dari; kasus 131 perempuan 18 tahun warga Banyuasin yang masih dilakukan penyelidikan penyebab terpaparnya, kemudian kasus 132 perempuan 25 tahun warga Lubuklinggau terpapar kasus lokal, kasus 133 perempuan 41 tahun warga Palembang kasus lokal, kasus 134 laki-laki 51 tahun warga OKI terpapar kasus impor, kasus 135 laki-laki 36 tahun warga Palembang terpapar kasus lokal.

Selanjutnya, kasus 136 laki-laki 63 tahun warga Pelembang terpapar kasus lokal, kasus 137 laki-laki 35 tahun warga Palembang kasus lokal, kasus 138 perempuan 25 tahun warga Muara Enim terpapar kasus impor, kasus 139 laki-laki 36 tahun warga Palembang kasus lokal, kasus 140 laki-laki 31 tahun warga Banyuasin terpapar kasus impor, kasus 141 laki-laki 65 tahun warga Pelembang kasus lokal, kasus 142 laki-laki 44 tahun warga Palembang kasus lokal, dan kasus 143 laki-laki 72 tahun warga Palembang terpapar kasus lokal.

Baca Juga :   Wakaf Sasar Generasi Milenial

“Dan Alhamdulilah saat ini juga terdapat empat pasien yang semunya warga Palembang dinyatakan sembuh. Dengan demikian, total pasien sembuh di Sumsel kini menjadi 22 orang,” ujarnya.

Masih dikatakannya, selain itu saat ini juga ada berita duka. Dimana satu orang pasien positif Covid-19 warga Banyuasin telah meninggal dunia.

“Pasien tersebut meninggal dunia karena ada penyakit pendamping yakni gagal ginjal. Dengan adanya satu pasien positif yang meninggal dunia maka saat ini jumlah kasus meninggal dunia di Sumsel menjadi empat orang,” ungkapnya.

Dilanjutkannya, sedangkan untuk jumlah orang dalam pengawasan (ODP) di Sumsel hingga saat ini totalnya yakni 3.699 orang. Dari jumlah tersebut, untuk ODP yang selesai dilakukan pemantauan berjumlah 2.218 dan untuk ODP yang masih dipantau berjumlah 1.481 orang.

“Sementara jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) di Sumsel sampai saat ini total jumlahnya, yakni 185 orang. Untuk PDP yang sudah selesai diawasi berjumlah 105, dan untuk PDP yang hingga kini masih dilakukan pengawasan berjumlah 77 pasien, yang 18 orang diantaranya merupakan PDP baru,” jelasnya.

Baca Juga :   10 Persil Lahan Belum Dibebaskan, Ditarget Selesai Bulan Ini

Lebih jauh dikatakannya, dengan adanya penembahan kasus positif Covid-19 di Sumsel maka pihaknya tetap menghimbau masyarakat untuk selalu menggunakan masker, jaga jarak, istirahat yang cukup dan jangan keluyuran keluar rumah untuk melakukan hal yang tidak penting.

“Apalagi seperti bulan puasa saat ini, masyarakat kita himbau tidak keluyuran usai saur. Selain itu kami juga menghimbau kepada warga yang berbelanja makanan untuk berbuka puasa di pasar beduk dan di pasar-pasar tradisonal, serta kepada para pedagangnya agar selalu menggunakan masker dan menjaga jarak. Sebab di tempat-tempat tersebut merupakan titik rawan keramaian yang sangat mudah terjadi penularan virus corna ini,” pungkasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Aice, KSP dan GP Ansor Bagikan 5 Juta Masker, Sumsel Kebagian 200 Ribu

Palembang, KoranSN Aice Group bekerjasama dengan GP Ansor dan Kantor Staf Presiden (KSP) membagikan 5 …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.