Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Headline / Posting Ujaran Kebencian di Medsos, Warga Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel

Posting Ujaran Kebencian di Medsos, Warga Banyuasin Dilaporkan ke Polda Sumsel

Forum Persatuan Pecinta Habib dan Ulama Kota Palembang saat melaporkan ‘DS’ ke SPKT Polda Sumsel. (Foto-Dedy/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Forum Persatuan Pecinta Habib dan Ulama Kota Palembang, Jumat (15/11/2019) melaporkan ‘DS’, warga Banyuasin ke Polda Sumsel karena memposting ujaran kebencian kepada Almarhum KH Taufik Hasnuri di media sosial (Medsos).

Laporan diterima petugas SPKT Polda Sumsel, dengan bukti surat tanda terima laporan kepolisian Nomor LP: STTLP/938/XI/2019/SPKT.

Malwadi (38), perwakilan dari Forum Persatuan Pecinta Ulama dan Habaib Kota Palembang mengatakan, ia dan teman-temannya melaporkan ‘DS’ karena terlapor telah dengan sengaja memposting ujaran kebencian kepada ulama di Kota Palembang, yakni Almarhum KH Taufik Hasnuri.

Baca Juga :   Dua Tahun Terbengkalai, Nasib Bungalow Pulau Kemaro Tunggu Investor

“Posting terlapor ‘DS’ di media sosial jelas telah mengandung unsur pidana ujaran kebencian. Untuk itu, walaupun yang bersangkutan saat ini telah meminta maaf melalui video yang juga tersebar di Medsos, kami tetap melaporkan perbuatan terlapor ke Polda Sumsel,” katanya usai membuat laporan di Polda Sumsel.

Menurutnya, pihaknya melaporkan terlapor juga untuk efek jera bagi terlapor agar tidak kembali melakukan ujaran kebencian kepada ulama.

“Laporan kami ini juga sebagai bentuk peringatan supaya bijak dalam menggunakan media sosial, dan agar jangan ada lagi yang memposting ujaran kebencian kepada ulama,” tegasnya.

Baca Juga :   Tes Urine Positif, Bupati Ogan Ilir Dibawa ke BNN Pusat

Dilanjutkannya, dengan telah membuat laporan ke Mapolda Sumsel maka pihaknya berharap agar pihak kepolisian segera menindaklanjuti laporan tersebut sesuai hukum yang berlaku.

“Seperti kita ketahui bersama, jika untuk pelaku yang terbukti melakukan ujaran kebencian di media sosial dapat dijerat Pasal 27 ayat (3) Undang-Undang ITE Jo Pasal 320 KUHP. Maka dari itu, kami harap laporan kami segera diproses dan ditindaklanjuti oleh Polda Sumsel,” harapnya.

Terpisah, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi membenarkan adanya laporan tersebut.

“Laporan tersebut sudah kami terima, dan segera ditindaklanjuti dengan penyelidikan,” tandasnya. (ded)

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Geng Motor Diduga Serang 5 Ulu, 1 Korban Terluka Bacok

Palembang, KoranSN Sekelompok orang tak dikenal diduga geng motor dengan mengendarai sepeda motor, dan membawa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.