Potensi Golput Pilgub Sumsel Tinggi di Muratara



Tampak sepi pada pemiliahan gubernur dan wakil gubernur sumsel di TPS 6 Desa Noman Baru. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Dari 556 daftar pemilih tetap (DPT) untuk pelaksanaan pemilihan gubernur (Pilgub) Sumsel di TPS 6 Desa Noman Baru, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, 291 suara tidak menggunakan hak pilihnya (Golput).

Pantauan SN, Rabu (27/6/2018), pelaksanaan Pilgub Sumsel di TPS 6, Desa Noman Baru serta sejumlah TPS lainnya di wilayah Muratara, sejak awal sudah terlihat sepi dari kunjungan masyarakat, hingga panitia menutup kegiatan dengan penghitungan surat suara.

Ketua KPU Kabupaten Muratara, Agus Maryanto saat dikonfirmasi tidak menampik, prediksi potensi Golput yang tinggi untuk pelaksanaan Pilgub di Muratara.

Ia mengaku, pihaknya sudah melakukan beragam sosialisasi ke masyarakat, baik itu menggunakan alat peraga, sosilisasi langsung ataupun kegiatan lainnya.

Menurutnya, banyak faktor yang mempengaruhi Golput, seperti saat ini masyarakat masih dalam nuansa lebaran Idul Fitri, atau ada sebagian masyarakat yang ikut merantau dengan sanak keluarganya yang sempat pulang kampung saat lebaran kemarin.

“Tapi kami belum monitoring jumlah keseluruhanya dari TPS di Muratara, berapa yang Golput, karena itu baru beberapa TPS saja yang baru terpantau. Hasil itu bisa diketahui setelah PPK melakukan Pleno 28-39 nanti dan KPU melaksanakan penentuan tanggal 4 mendatang,” ujarnya.

Baca Juga :   KNPI Bagikan Buku ke Generasi Muda PALI

Fir, salahsatu warga mengaku terpaksa mengurungkan diri untuk mencoblos, karena panitia sudah menutup jadwal pemilihan. “Karena sudah tutup ya pilih Golput saja. Banyak juga masyarakat yang tidak memilih hari ini,” katanya, kemarin.

Dia mengatakan, ada beberapa faktor yang mempengaruhi masyarakat untuk tidak melakukan pemilihan gubernur di Muratara. Diantaranya, banyak warga yang bekerja di ladang, warga tidak terlalu fanatik dengan partai, serta tingkat kepercayaan masyarakat terhadap sejumlah calon yang mengikuti Pilgub Sumsel 2018 masih kurang.

“Rata-rata calon yang tampil saat ini sama saja, tidak ada yang terlalu menonjol. Kondisi itu berbeda dengan Pilpres atau Pileg mendatang karena banyak warna partai yang mendominasi,” bebernya.

Terpisah, Darlian Ketua KPPS di TPS 6, Desa Noman Baru mengatakan, setelah melakukan penghitungan kotak suara, didapati sejumlah suara paslon satu Herman Deru dan H Mawardi Jaya 72 suara, H Aswari Rivai dan H M Irwansyah 87 suara,H Ishak Meki dan Yuda Pratomo 61 suara, dan terakhir paslon nomor empat H Dodi Reza Alex Noerdin dan H M Giri Ramanda N Kiemas 41 suara.

Baca Juga :   Direktur Perusda Pertambangan dan Energi Lahat Dilantik

“Jumlah DPT kita 556 dan yang melakukan pemilihan sekitar 265 orang, 50 persen dari jumlah DPT, sedangkan 4 suara diangap tidak sah. Total jumlah suara yang sah sekitar 261,” katanya.

Dia membenarkan, jika jumlah suara saat ini di dominasi oleh masyarakat yang tidak melakukan pemilihan alias Golput dengan jumlah sekitar 291 suara yang tidak melakukan pemilihan.

“Memang antusias masyarakat kita hari ini kurang, mungkin masyarakat masih banyak sibuk. Yang Golput lebih dari 50 dari jumlah DPT. Selanjutnya, hasil ini akan kami laporkan ke PPS dan dari PPS melaporkan ke PPK baru nanti di plenokan di sana,” ujarnya. (snd)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Permainan Edukatif Latih Kemampuan Berpikir Anak

Lahat, KoranSN TP PKK Lahat bersama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lahat, mengelar keterampilan …