Pramono Edhie: Kalau Tidak Searah Sebaiknya Mengundurkan Diri

Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo sesaat sebelum memukul gong pertanda dibukanya Musda Partai Demokrat Sumsel. (foto/Anton Wijaya)
Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat Pramono Edhie Wibowo sesaat sebelum memukul gong pertanda dibukanya Musda Partai Demokrat Sumsel. (foto/Anton Wijaya)

Palembang, KoranSN

Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat, Pramono Edhie Wibowo menegaskan pengurus DPD dan DPC harus bersinergi satu sama lain dengan DPP Demokrat. Kalau ada yang tidak searah, lebih baik mengundurkan diri.

“Demokrat itu ibarat kapal, DPP itu kapal induknya, disana ada pesawat tempur, satuan khusus dan lainnya, jalannya kapal induk pasti dikawal fregat (DPD). Arah kapal induk dikawal kapal fregat, jangan sampai fregat maunya sendiri. Kemudian, DPC adalah satuan gugus kapal selam, yang mengawal didepan, jadi jangan sampai tidak searah. Kalau ada yang tidak searah lebih baik mengundurkan diri,” kata Pramono dalam sambutannya usai Ishak Mekki dipastikan terpilih kembali memimpin DPD Partai Demokrat Sumsel periode 2015-2020, secara aklamasi dalam Musyawarah daerah (Musda) Partai Demokrat Sumsel yang berlangsung di aula Hotel Santika, Minggu (6/11/2016).

Baca Juga :   Sekda Serahkan SK Plt Kepala DKP

Dalam kesempatan itu, Pramono menyampaikan pesan khusus kepada ketua terpilih, Ishak Mekki agar memimpin partai dengan hati. Artinya, sebagai pemimpin Ishak Mekki harus menjadi panutan dan tidak boleh memimpin sekumpulan orang saja, tetapi semua harus dihimpun.

“Ketua terpilih tidak boleh lari dari tanggung jawab, apapun yang terjadi pemimpin harus memimpin sampai akhir hayat. Luangkan waktu untuk kader, jangan hanya saat pemilihan baru menyapa, tetapi sapalah saat setelah pemilihan, itu menunjukkan bakti dan memberikan harapan (kader),” ungkap Pramono.

Ia menargetkan, Demokrat Sumsel mampu memenuhi target persentase kemenangan, mulai dari Pilkada, Pileg dan Pilpres mendatang.

“Andai tidak bisa (memenuhi target), kita koreksi, dan hati-hati karena bisa saja diganti di tengah jalan, tapi harus diingat juga, pemimpin itu harus dibantu, karena tidak ada pemimpin yang berjalan sendiri,” tukasnya.

Baca Juga :   HD Fokus Turunkan Angka Kemiskinan

Lebih jauh dikatakannya, kedepan, masing-masing DPC Demokrat se Sumsel, harus mengumpulkan 1000 orang ber KTA (kartu tanda anggota) Partai Demokrat.

“Target ini tidaklah sulit, bayangkan kalau dalam satu kepengurusan DPC ada 20 pengurus, artinya kalau masing-masing pengurus dibebani 50 orang ber KTA Demokrat, target 1000 orang ber KTA sudah tercapai. Bagi DPC yang tidak bisa mengumpulkan 1000 KTA, akan saya ganti,” tegasnya. (awj)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Program Satu Desa Satu Rumah Tahfidz Lampaui Target

Palembang, KoranSN Dua tahun H Herman Deru memimpin Sumsel, sejumlah target program keagamaan yang menjadi …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.