Produksi Kantong Plastik Organik Masih Terbatas

Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Investasi, Sudirman Teguh saat diwawancarai. (foto/Rika Agustya)
Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Investasi, Sudirman Teguh saat diwawancarai. (foto/Rika Agustya)

Palembang, KoranSN

Kantong plastik berbahan organik ramah lingkungan yang diluncurkan belum lama ini, sekarang tidak banyak ditemukan di sejumlah retail penjualan ataupun supermaket di Kota Palembang seperti yang di anjurkan.

Menanggapi ini, Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi, Pembangunan dan Investasi Kota Palembang, Sudirman Teguh, mengungkapkan jumlah kantong plastik organik di Kota Palembang masih dalam skala terbatas, pasalnya produksi kantong plastik organik tersebut memang masih belum banyak dan pihak yang memproduksi hanya mampu memenuhi 3-5 persen dari jumlah permintaan.

“Permintaan akan kantong plastik organik banyak sekali sehingga perbandingannya tidak seimbang antara jumlah produksi dan permintaan,” ujarnya, saat di temui usai menghadiri rapat di Balaikota Kantor Setda Palembang, Kamis (21/4/2016).

Baca Juga :   Angkot Bandel Serobot Jalur Pribadi Sebabkan Kesemrawutan Lalin Dibawah Ampera

Karena itu, lanjutnya, dalam mengurangi jumlah sampah plastik saat ini, lebih diorientasikan terlebih dahulu dengan pemakaian kantong plastik berbayar.

“Itu kita orientasikan terutama di toko-toko modern. Kedepannya akan diterapkan juga di pasar-pasar tradisional. Karena memang pada intinya, program ini dibuat untuk mengurangi jumlah sampah plastik, dan untuk sekarang kita terapkan lebih dahulu kantong plastik berbayar ini,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian dan Pencemaran Badan Lingkungan Hidup (BLH), Heni menyampaikan, sejauh ini telah ada peningkatan kesadaran dalam masyarakat untuk tidak menggunakan kantong plastik pada saat berbelanja. Hal ini sudah sesuai dengan monitoring Kementerian Lingkungan Hidup (KLH).

Baca Juga :   Fitrianti Agustinda Akan Perhatikan Insentif Guru Ngaji

“Khusus di Kota Palembang sendiri pencapaian dalam program ini sudah mencapai 15 hingga 20 persen. Di salah satu retil terdata seitar 8 persen masyarakat yang telah memiliki kesadaran untuk membawa kantong plastik sendiri saat berbelanja dan masih 69 persen lagi yang membayar kantong plastik, kemudian sisanya memilih tidak menggunakan kantong plastik,” jelasnya. (tya)

Publisher : Anton Wijaya

Avatar

Lihat Juga

Korban Corona Bertambah, Sehari 6 Warga Sumsel Meninggal Dunia

Palembang, KoranSN Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Sumsel, Rabu (30/9/2020) dalam satu hari enam warga …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.