Senin , November 19 2018
Home / Go Sport / PSMS Bantai Sriwijaya FC 3-0

PSMS Bantai Sriwijaya FC 3-0

Bek Sriwijaya FC menahan gempuran penyerang PSMS Medan dalam ajang Liga 1 di Stadion Gelora Sriwijaya Palembang. Pertandingan ini membuat PSMS Medam membantai Sriwijaya FC dengan skor 3-0. (foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

PSMS Medan membantai Sriwijaya FC (SFC) 3-0 di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring, Palembang, Kamis (18/10/2018) malam. Pada laga itu, penggawa Laskar Wong Kito seperti kehilangan motivasi untuk memenangkan pertandingan. Kondisi ini pun dikeluhkan Pelatih Subangkit.

“Saya tidak menyangka kita kalah 0-3 di kandang sendiri. PSMS bermain dengan hati, sementara kami hanya beberapa pemain saja yang punya motivasi tinggi. Saya akui, kami kalah secara tim, itu tanggung jawab saya, dan kami akan melakukan evaluasi,” tegas Subangkit pada sesi konferensi pers usai pertandingan.

Subangkit mengakui, kehilangan Mohamadou Al Hadji dan Marckho Sandy di lini belakang sangat berpengaruh besar. Namun, dia harus memaksimalkan pemain yang ada.

“Memang kehilangan Al Hadji dan Marckho sangat berpengaruh, tapi kondisinya seperti itu, mau apa lagi. Tinggal maksimalkan pemain yang ada. Terkait kelelahan dan pemain yang dipanggil timnas saya tidak mau komentar, tapi memang Beto Goncalves dan Zulfiandi terlihat kelelahan,” tambahnya.

Diakui Subangkit, pemain kehilangan motivasi dari segi pressure, harusnya begitu lawan datang harus melakukan pressure, sementara pemain PSM mampu menguasi bola dan melakukan pressure. Medan memang main terbuka, dan kita juga main terbuka, tapi mereka bisa memaksimalkan peluang, sementara kita tidak,” jelasnya.

“Untuk target kita tetap realistis, tapi untuk motivasi kita akan bicara dengan manajemen, apa kendalanya sehingga bisa cepat diatasi,” pungkas Subangkit.

Sementara Pelatih PSMS Peter Butler mengaku senang karena dapat meraih tiga poin di kandang SFC. Kemenangan ini tidak lepas dari para pemain yang bisa menjalankan instruksi secara baik.

“Pemain bisa mengikuti strategi yang kami buat. Mereka main disiplin dan fokus. Pemain depan bagus, dan pertahanan juga bagus. Saya di sini untuk bawa tim keluar dari zona degradasi, dan itu bisa dilakukan dengan kerja keras dan disiplin,” tegas Peter Butler.

Bertindak sebagai tuan rumah SFC langsung tampil menekan. Beberapa ancaman mampu mereka berikan, salah satunya melalui Esteban Vizcarra. Namun masih menemui kebuntuan. PSMS juga memberikan perlawanan. Tapi serangan yang mereka bangun masih bisa diredam para pemain SFC.

Jual beli serangan terjadi di antara kedua tim. Frets Listanto Butuan melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, namun bola masih bisa ditepis kiper SFC, Teja Paku Alam. Para pemain SFC terlihat kesulitan untuk membongkar pertahanan PSMS. Justru tim tamu yang berhasil mencetak gol lebih dulu pada menit ke-40.

Adalah sundulan Alexandros Tanidis yang menyambut umpan Gusti Sandria yang berhasil membobol gawang Laskar Wong Kito. Skor pun berubah 1-0. Tertinggal satu gol, para pemain SFC mencoba bangkit. Tapi para pemain PSMS juga masih terus memberikan tekanan. Hingga babak pertama berakhir, belum ada lagi gol yang tercipta.

Para pemain SFC kembali langsung menekan. Peluang didapatkan Alan Henrique di dalam kotak penalti. Sayang, sundulannya yang menyambut umpan tendangan bebas Zulfiandi masih melambung di atas gawang PSMS. PSMS juga tak mengendurkan serangan mereka. Hingga akhirnya, mereka kembali berhasil memperbesar keunggulan pada menit ke-77 lewat gol yang dicetak Felipe dos Santos. Skor pun berubah 2-0.

Makin tertinggal, para pemain Laskar Wong Kito mencoba lebih gencar melakukan serangan. Tapi beberapa peluang emas yang mereka dapatkan gagal berbuah gol. Di antaranya dua kali sepakan pemain SFC berhasil diblok kiper PSMS, Dhika Bayangkara, yang baru dimasukkan di babak kedua.

SFC yang terus tampil menekan selalu menemui kebuntuan. Bahkan, sempat terjadi insiden di masa injury time salah satu suporter masuk ke dalam lapangan, yang membuat pertandingan sempat terhenti sejenak. Ketika pertandingan dilanjutkan kembali, PSMS harus kehilangan satu pemain, setelah Roni Fatahillah menerima kartu kuning kedua di laga ini lantaran menekel keras Esteban Vizcarra.

Unggul jumlah pemain, ternyata tak membuat tim tuan rumah mampu mencetak gol. Justru mereka kembali harus kebobolan lewat skema serangan balik cepat PSMS yang dicetak oleh Shohei Matsunaga. Skor 3-0, menutup laga ini. (ded/ist/***)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Awid Durohman

Awid Durohman

Lihat Juga

Imbang dengan Italia, Portugal ke Semifinal

Milan, KoranSN Portugal memastikan tiket ke semifinal UEFA Nations League 2018. Hasil imbang 0-0 melawan ...

error: Content is protected !!