Penyerahan Dokumen Syarat Minimal Dukungan Pasangan Calon Perseorangan Dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir Tahun 2020
Home / Banyuasin Bangkit / PT KAM Diminta Buat Pagar Keliling untuk Keselamatan Warga

PT KAM Diminta Buat Pagar Keliling untuk Keselamatan Warga

DLH, Dinas PUTR dan DPM-PTSP saat melakukan tinjauan.(foto-siryanto/koransn)

Banyuasin, KoranSN

Pengelolaan lahan yang dipersiapkan untuk Pabrik Kelapa Sawit (PKS) oleh PT KAM di Desa Lubuk Lancang Kecamatan Suak Tapeh ternyata belum memenuhi kriteria izin lingkungan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Banyuasin.

Berdasarkan hasil tinjauan lapangan oleh DLH, Dinas PUTR dan DPM-PTSP, beberapa waktu lalu, hasilnya tidak jauh berbeda atas pengaduan Lembaga Sriwijaya Sumatera Selatan (LS3) yakni prediksi wilayah tersebut akan tergenang banjir, akibat rencana pembangunan pabrik PKS PT KAM.

Kepala DLH Banyuasin, Izromaita menyebut ada beberapa rekomendasi meminta kepada PT KAM, diantaranya agar segera membuat pagar keliling proyek untuk keselamatan warga yang melintas di jalan desa yang diakses masyarakat.

Baca Juga :   Polsek Air Kumbang Terima Senpira Warga

Selain itu, memasang lampu dan rambu-rambu peringatan agar warga yang melintas lebih nyaman dan hati-hati.

“Memperbaiki saluran drainase dari dataran tertinggi sampai terendah untuk mengalir ke sungai agar tidak terjadi genangan di musim hujan yang akan datang,” katanya.

Terpisah, Kepala Dinas DPM-PTSP Ali Sadikin menjelaskan penerbitan izin pabrik PKS PT KAM, baru sebatas izin lingkungan dan lokasi. Sedangkan IMB masih dalam proses.

“Kedua izin itu dikeluarkan pada Februari 2019,” ujar Ali Sadikin.

Menangapi hal itu, Ketua LS3 Kab Banyuasin Umirtono mendukung rekomendasi yang diterbitkan DLH Banyuasin. Menurutnya, pembukaan lahan pabrik PKS PT KAM tidak sesuai izin lingkungan yang dikeluarkan DLH.

Baca Juga :   Askolani Minta Kejari Mengawal Pembangunan dan Program Kerja Pemkab Banyuasin

“Atas rekomendasi tersebut, kita minta agar PT KAM harus patuh dan jangan diabaikan karena yang dirugikan nanti masyarakat,” katanya.

Umirtono menyatakan akan serius memantau proses pembangunan pabrik PKS PT KAM tersebut. Apalagi lokasinya tak jauh dari pemukiman masyarakat dan luasnya yang mencapai 28 hektar di Desa Lubuk Lancang Kecamatan Soak Tapeh.

Sayangnya Humas PT KAM, Salman belum bisa menjelaskan terkait rekomendasi DLH tersebut. “Maaf ya,” ujar Salman singkat saat dihubungi. (sir)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Bupati Banyuasin Serahkan DIPA Petikan APBN 2020

Banyuasin, KoranSN Bupati Banyuasin H. Askolani menyerahkan daftar isian pelaksanaan anggaran (DIPA) Petikan APBN tahun …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.