Senin , Oktober 22 2018
Home / Ekonomi / PT Pusri Komitmen Sediakan Pupuk Bersubsidi, Mewujudkan Kemandirian Pangan Nasional

PT Pusri Komitmen Sediakan Pupuk Bersubsidi, Mewujudkan Kemandirian Pangan Nasional

 

Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Mulyono Prawiro bersama jajaran direksi kompak melompat bersama Merayakan Hari ulang Tahun PT PUSRI ke 58, dalam usianya yang semakin matang PT PUSRI siap mengabdi untuk negeri,meningkatkan ekonomi kerakyatan dan mewujudkan kemandirian pangan nasional,Sabtu (24/12/2017).-.- (Foto Ferdinand Deffriyansyah/koran sn)

Palembang,SN
Sebagai salah satu BUMN, Produk Produk PT Pupuk Sriwidjaja (PUSRI), tidak hanya memacu bagi peningkatan pendapatan perusahaan, namun juga tetap mengunggulkan produk dengan subsidi yang teruntuk petani yang tidak mampu, pupuk bersubsidi dari PT Pusri tetap konsisten disalurkan. Pupuk bersubsidi yakni urea sebanyak 167.000 ton dan NPK sebanyak 85.000 ton untuk di wilayah Sumatra Selatan.

“Evaluasi kita ditahun ini untuk pupuk bersubsidi sudah disalurkan 100 persen. Kita komitmen tahun depan target dan besaran jumlah pupuk bersubsidi yang didistribusi akan tetap sama,” ujar Direktur Utama PT Pupuk Sriwidjaja, Mulyono Prawiro usai Upacara HUT PT Pusri ke 58 Tahun, Sabtu (24/12).

Ia menerangkan untuk penyaluran pupuk bersubsidi pada tahun depan akan sama dengan 2017. Untuk memacu pendistribusian pupuk bersubsidi ini pihaknya mengambil langkah-langkah tepat agar pendistribusiannya tidak untuk petani yang salah. Melainkan petani-petani yang dinilai tepat dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

Baca Juga :   9 Jabatan Pamen Kodam II/SWJ Diserahterimakan Sekaligus

“Penyaluran pupuk bersubsidi ini di Sumsel paling banyak disalurkan di OKU Timur. Hal itu dimungkinkan karena di daerah itu merupakan daerah sentra beras,” ungkap dia.

Hanya saja, untuk penyaluran pupuk di Sumsel masih menggunakan sistem manual. Belum diberlakukan kartu tani seperti yang diberlakukan di luar Sumatra.

“Kita belum menggunakan dan menerapkan kartu tani. Karena kartu tani ini baru diterapkan di Pulau Jawa. Untuk sosialisasi ke para petani juga belum kita terapkan,” kata Mulyono.

Sementara itu, sebagai evaluasi di akhir tahun, PT Pusri sudah mencapai target yang ditetapkan perusahaan di tahun ini. Bahkan pencapaian produksinya rara-rata meningkay 10-15 persen baik pupuk urea dan NPK.

“Kami akan lebih tingkatkan penjualan dan penerimaan pupuk lagi. Produksi baik pupuk urea dan NPK juga akan terus ditingkatkan. Apalagi kita sudah mulai mengoperasionalkan pabrik Pusri IIB,” kata dia.

Diketahui pabrik Pusri IIB ini memiliki kapasitas 907 ribu ton urea per tahun dan 660 ribu ton amoniak. Pusri IIB ini menggantikan Pabrik Pusri 2 yang telah berumur lebih dari 40 tahun, dan sudah boros dengan konsumsi gas 38,16 per MMBTU.

Baca Juga :   Dishub Buka Jalur Depan Museum SMB II, Belasan Bentor Dikandangkan

Pusri IIB memiliki konsumsi gas hanya 24,25 MMBTU/ton. Pabrik Pusri IIB selain menerapkan teknologi baru juga dapat menghemat bahan baku gas alam. Pabrik Pusri IIB akan menghemat pemakaian gas hingga 14 MMBTU per ton urea. Sehingga menurunkan harga pokok produksi, agar dapat bersaing dengan pupuk produksi luar negeri.

Pusri juga tengah membangun pabrik NPK Fusion II dengan kapasitas 200.000 ton. Sementara NPK selama ini diproduksi oleh Pusri hanya sekitar 100.000 ton. “Kinerja perusahaan akan tetap ditingkatkan lagi. Memang kita memiliki tantangan dengan adanya harga gas dan juga persaingan dengan produk luar. Namun ini akan menjadi motivasi bagi perusahaan untuk lebih mengembangkan usahanya,” tandasnya. (ima)

CGV Cinemas Segera Hadir di Lantai 3 PTC Mall Palembang

Publisher : Ferdin Ferdin

Ferdin Ferdin
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Security PT Lonsum Tewas Usai Dibacok dan Ditusuk Keris

Palembang, KoranSN Pihak kepolisian Unit IV Subdit III Ditreskrimum Polda Sumsel, Senin (22/10/2018) menggelar rekonstruksi ...

error: Content is protected !!