Home / Wisata / PT Timah Bangun Kawasan Heritage Baru di Pulau Bangka

PT Timah Bangun Kawasan Heritage Baru di Pulau Bangka

PT Timah Tbk sulap bekas tambang menjadi destinasi wisata baru di Pulau Bangka. (foto-antaranews)

Pangkalpinang, KoranSN

PT Timah Tbk menginisiasi pembangunan kawasan heritage baru di Pulau Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, karena memiliki nilai historis tinggi sehingga dapat menjadi destinasi wisata sejarah dan edukasi di daerah itu.

“Dalam kawasan heritage ini, nantinya PT Timah akan mendirikan museum ketiga di Pulau Bangka akan diberi nama Museum Timah Indonesia ‘The Legend’,” kata Kepala Bidang Humas PT Timah Tbk, Anggie Sihaan di Pangkalpinang, Rabu (6/11/2019).

Ia mengatakan, pembangunan kawasan heritage baru di Belinyu Kabupaten Bangka memiliki nilai histroris yang tinggi. Bangunan-bangunan tua yang sudah berdiri kokoh menjadi modal untuk mengembangkan kawasan yang aset milik PT Timah Tbk.

Baca Juga :   Realisasi Kunjungan Wisatawan ke Gunung Kidul Capai 2.525.202 Orang

“Dengan adanya kawasan heritage ini dan Museum Timah Indonesia ‘The Legend’ tentu akan memperkenalkan sejarah dan kebudayaan masyarakat Bangka Belitung dalam berbagai aspek,” ujarnya.

Menurut dia tidak hanya Museum, kawasan heritage Belinyu yang berada di ruang terbuka juga potensial untuk dikembangkan menjadi destinasi wisata edukasi dan sejarah bagi masyarakat maupun wisatawan yang akan datang ke Belinyu.

“Kawasan ini akan menjadi icon baru bagi Belinyu dengan ‘Kawasan Heritage Belinjoe’,” katanya.

Ia menambahkan dalam sejarahnya, Belinyu terdapat PLTU Mantung yang pada era itu menjadi PLTU terbesar di Asia Tenggara, banyak jejak sejarah di Belinyu yang mungkin belum tersampaikan pada generasi muda.

Baca Juga :   Disbudpar Sumsel Gencarkan Promosi Wisata Unggulan Daerah

“Hadirnya kawasan heritage Belinyu, akan mendorong kesadaran dan pengetahuan tentang warisan budaya bersama, mengenali dan menghargai keragaman budaya serta menemukan titik-titik persamaan yang dapat menciptakan interaksi budaya,” katanya.

Ia mengatakan, pemanfaatan ruang terbuka bagi masyarakat dengan konsep heritage yang di dalamnya terdapat fasilitas edukasi seperti sejarah asal usul penamaan Bangka, baik yang diselimuti legenda maupun hasil kajian ilmiah, lintas peradaban dari masa Kotakapur, proses Islamisasi, masa Kesultanan Banten-Palembang, Hindia Belanda, Jepang, Masa Revolusi, Orde Lama, Orde Baru.

“Kami menyakini kawasan ini diyakini akan menjadi icon yang menarik bagi wisatawan yang berkunjung ke Belinyu, dan akan menjadi penyangga bagi pengembangan kawasan wisata lainnya yang saat ini sudah eksis,” katanya. (Antara/ded)

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Mengenal Sejarah Busan Di Taman Taejongdae

Busan, KoranSN Salah satu kota terbesar di Korea Selatan adalah Busan. Wilayah ini dikenal sebagai …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.